Kamis, 23 Oktober 2014

News / Edukasi

Dugaan Korupsi

ICW-Save UI Desak KPK Usut Dugaan Korupsi UI

Selasa, 5 Juni 2012 | 11:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) bersama gerakan Save UI (Universitas Indonesia) mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (5/6/2012). Kedatangan mereka untuk mendesak KPK memprioritaskan pengusutan dugaan kasus korupsi di UI dan perguruan tinggi lain di Indonesia.

Koordinator Divisi Monitoring Pelayanan Publik ICW Febri Hendri mengatakan, rencananya mereka akan ditemui oleh Ketua KPK, Abraham Samad atau yang mewakili.

"Kedatangan kali ini untuk mendesak KPK agar memprioritaskan penindakan kasus dugaan korupsi di UI dan perguruan tinggi negeri lainnya," kata Febri di gedung KPK, Jakarta, Selasa.

Dia menjelaskan, kedatangan ICW dan Save UI juga disertai kehadiran beberapa whistle blower dari lingkungan UI. Namun, dengan alasan keamanan, Febri belum bersedia mengungkap identitas lengkap para whistle blower tersebut.

"Tentu, kami harus melindungi mereka ini," ujarnya.

Pantauan Kompas.com, beberapa tokoh UI, yaitu Effendi Ghazali dan Ade Armando, Guru Besar UI Rhenald Kasali, dan Dekan Fakultas Kedokteran UI, Ratna Sitompul, tampak hadir mewakili Save UI.

Seperti diberitakan sebelumnya, dugaan tindak pidana korupsi ditujukan ke arah Rektor UI, Gumilar R Somantri. Pasalnya, berdasarkan hasil penelusuran Save UI bersama ICW, ditemukan sejumlah kejanggalan dalam laporan perjalanan, laporan keuangan, dan penggunaan dana hibah di kampus yellow jacket ini.

Namun, sampai berita ini diturunkan, belum ada kepastian mengenai kebenaran dugaan tersebut. Pasalnya, pihak Rektorat UI cenderung tertutup dan tidak transparan dalam memberikan akses pada masyarakat terkait laporan keuangannya.


Penulis: Indra Akuntono
Editor : Latief