Jumat, 18 April 2014

News / Edukasi

Gerakan UI Bersih Puas dengan Kinerja KPK

Selasa, 5 Juni 2012 | 15:00 WIB

Baca juga

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Gerakan (Universitas Indonesia) UI Bersih, Ratna Sitompul, mengaku puas dengan kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia menyampaikan hal tersebut setelah menggelar pertemuan dengan KPK untuk membahas tindak lanjut laporan tentang dugaan korupsi di lingkungan kampus UI.

Ratna mengatakan, KPK telah menindaklanjuti laporan dugaan korupsi yang terjadi di UI. Hal itu terbukti dari paparan yang dijelaskan secara gamblang oleh Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas dan Bambang Widjojanto di gedung KPK, Jakarta, Selasa (5/6/2012).

"Kita meminta KPK menindaklanjuti laporan, dan sampai saat ini kami puas dengan pekerjaan KPK," kata Dekan Fakultas Kedokteran UI ini.

Ia menegaskan, progres positif yang diberikan oleh KPK membuat pihaknya optimistis masalah yang terjadi di UI akan segera terbongkar. Selanjutnya, Gerakan UI Bersih akan menunggu langkah lanjutan dari KPK. "KPK telah memberikan progres, dan kami diminta bersabar," ucapnya.

Pada Selasa siang tadi, Gerakan UI Bersih bersama Gerakan Save UI dan Indonesian Corruption Watch (ICW) mendatangi gedung KPK. Dalam kesempatan ini, mereka mendesak KPK untuk memprioritaskan pengusutan kasus dugaan korupsi di ranah pendidikan. Khususnya dugaan korupsi yang terjadi di UI.

Dugaan korupsi semakin meruncing setelah Save UI bersama ICW melakukan penelusuran dan menemui banyak kejanggalan dalam laporan keuangan UI. Di antaranya tiket perjalanan yang fiktif, penggunaan dana hibah, pengadaan barang dan jasa, sampai 11 dokumen bertanda tangan palsu dengan nilai kerugian mencapai Rp 21 miliar. Dari informasi yang dihimpun Kompas.com, dugaan korupsi mengarah kuat dilakukan oleh Rektor UI saat ini, Gumilar R Somantri.


Penulis: Indra Akuntono
Editor : Lusia Kus Anna