Minggu, 20 April 2014

News / Edukasi

Penghargaan Bidang Pendidikan untuk "Kompas"

Rabu, 13 Juni 2012 | 18:11 WIB

Baca juga

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Republik Indonesia Boediono menyerahkan penghargaan kepada harian Kompas dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Penghargaan itu diberikan karena harian Kompas dinilai konsisten memberitakan isu-isu pendidikan.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengatakan, penghargaan tersebut diberikan karena harian Kompas memiliki halaman khusus untuk pendidikan. Lebih dari itu, Kompas juga menaruh tulisan tentang SMK di halaman khusus, dan rutin diterbitkan setiap hari Sabtu dan Senin.

"Ini baik, untuk membangkitkan dan mempromosikan keahlian atau kompetensi SMK dari berbagai daerah," kata Nuh seusai menghadiri puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

Penghargaan tersebut diterima oleh Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Budiman Tanuredjo, pada acara Puncak Peringatan Hardiknas 2012 bertema 'Bangkitnya Generasi Emas Indonesia', Rabu (13/6/2012), di Stadion Tennis Indoor, Jakarta. Acara ini dihadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alifian Mallarangeng, Menteri Agama Suryadharma Ali, Wakil Menteri Kesehatan Ali Ghufron Mukti, Menteri Negeri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari, mantan Mendikbud Wardiman Djojonegoro, mantan Menneg PA Meutia Hatta, dan beberapa rektor perguruan tinggi.

Selain media massa, Wapres Boediono juga menyerahkan penghargaan kepada tujuh gubernur yang tercepat dalam penyaluran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2012, yakni DKI Jakarta, Yogyakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jambi, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau. Tak ketinggalan, Wapres juga menyerahkan penghargaan kepada tiga siswa peraih medali emas Olimpiade Matematika di Valcea, Rumania, 22-26 Maret 2012 lalu, yakni Ardianka Mayreswara Raahmawatista (SD Islam Al Azhar Kemang Pratama Bekasi), Hans Mahadika Susanta Sanjaya (SD Sains Peter's School Jakarta), dan Gian Cordana Sanjaya (SD Marsudirini, Jembrana, Bali.

Pada kesempatan itu pula, Wapres Boediono memberikan penghargaan kepada lima siswa SMA dan lima siswa SMK peraih nilai ujian nasional (UN) tertinggi tahun ini. Kelima siswa SMA itu masing-masing Triawati Oktavia dari SMAN 2 Kuningan Jawa Barat (nilai UN 58,6), Novi Wulandari dari SMAN 2 Lamongan Jawa Timur (58,5), Kadek Dewi Ari Fransiska dari SMAN 4 Denpasar Bali (58,5), Florencia Irena dari SMA Santa Ursula DKI Jakarta (58,45), dan Anggi Arsandi Apriliyanto dari SMAN 2 Lamongan Jawa Timur (58,45).

Adapun untuk jenjang SMK, kelima siswa itu adalah Mutiarani dari SMKN 2 Semarang Jawa Tengah (nilai UN 29,6), Mifta Nurjanah dari SMK Mitar Batik Tasikmalaya Jawa Barat (29,6), Roni Hadian Akbar dari SMKN 1 Ketapang Jawa Barat (29,6), Neni Yuliantika dari SMKN 7 Bandung Jawa Barat (29,4), dan Erlyn Herlina Febrianty dari SMKN 1 Sukabumi Jawa Barat (29,4).


Penulis: Indra Akuntono
Editor : Latief