Jumat, 1 Agustus 2014

News / Edukasi

Kisruh UI

UI Bersih: Rektor UI Takut Indikasi Korupsinya Terbongkar!

Selasa, 10 Juli 2012 | 13:57 WIB

Berita terkait

JAKARTA, KOMPAS.com - Gerakan Universitas Indonesia Bersih (UI Bersih) menolak keputusan Rektor Universitas Indonesia (UI) Gumilar R Somantri untuk memberhentikan Ketua UI Bersih, Dr. Ratna Sitompul, selaku Dekan Fakultas Kedokteran dan dosen Fakultas Kedokteran UI.

Ade Armando, selaku anggota UI Bersih mengatakan, tindakan tersebut dianggap mencerminkan rendahnya pengetahuan dan penghargaan Rektor UI terhadap berbagai kesepakatan dan disiplin tata kelola universitas. Ade juga menambahkan, bahwa sikap tersebut menunjukkan ketakutan Gumilar akan semakin terbongkarnya persoalan mismanajemen dan indikasi korupsi di tubuh UI.

"Ini semua terkait dengan yang dilakukan Bu Ratna dan kawan-kawan UI Bersih dalam melawan korupsi selama satu tahun terakhir," kata Ade di acara jumpa pers di FKUI, Selasa, (10/7/2012), di Jakarta.

Ade menerangkan bahwa Ratna dan UI Bersih secara aktif terus melakukan gerakan pembersihan UI dari korupsi. Terkait hal itu, Ratna dan UI Bersih memang telah secara sengaja bertemu, melapor dan bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Indonesian Coruption Watch (ICW).

"Beberapa lembaga sudah mengungkapkan adanya kerugian negara miliaran rupiah yang dilakukan oleh pimpinan UI saat ini," terangnya.

Pencopotan Ratna, lanjut Ade, diduga untuk melindungi rektor dari gugatan yang dilakukan Ratna dan UI Bersih terhadap berbagai bentuk mismanajemen dan indikasi korupsi yang dilakukan Rektor UI di masa kepemimpinannya selama empat tahun terakhir yang terbukti merugikan negara puluhan miliar rupiah.


Penulis: Bramirus Mikail
Editor : Latief