Pemerintah Daerah Diminta Tak "Sandera" Tunjangan Guru - Kompas.com

Pemerintah Daerah Diminta Tak "Sandera" Tunjangan Guru

Indra Akuntono
Kompas.com - 12/08/2012, 11:05 WIB

BEKASI, KOMPAS.com - Pemerintah pusat kembali melontarkan sindiran untuk pemerintah daerah. Kali ini mengenai dana Tunjangan Profesi Guru (TPG). Daerah diminta untuk segera menyalurkan tunjangan itu kepada guru yang berhak.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan, anggaran untuk TPG telah disalurkan ke daerah sejak beberapa bulan lalu. Menurutnya, tak ada alasan bagi pemerintah daerah untuk menunda penyalurannya.

"Kami sudah salurkan ke daerah, tolong agar segera disampaikan pada yang berhak," kata Nuh, di Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (11/8/2012).

Nuh menjelaskan, dana TPG untuk dua triwulan telah disalurkan pemerintah pusat kepada daerah, yakni pada Maret dan Juni 2012 lalu. Bahkan, untuk triwulan ketiga, Kemdikbud akan mulai menyalurkannya pada September mendatang. Akan tetapi, eksekusi di daerah sering macet dan telat sampai ke tangan guru.

"Ini sudah di triwulan ketiga. Jadi dua triwulan yang lalu agar segera disampaikan pada guru penerima," ujar Nuh.

Telatnya pencairan TPG terjadi hampir di semua daerah. Hal ini membuat guru-guru menjerit dan mengeluh pada pelaksanaan uji kompetensi guru (UKG). Beban terus diberikan, sementara tunjangannya belum sampai ke tangan penerima.

Terkait macetnya penyaluran tunjangan profesi guru di daerah, Ibu Negara Ani Yudhoyono bahkan langsung mengirimkan pesan singkat kepada Mendikbud M Nuh. 

Nuh mengungkapkan, isi SMS dari Ibu Negara itu merupakan pesan terusan (forward) dari seorang guru di Nusa Tenggara Barat. Kepada Ani, pengirim yang namanya tidak diketahui itu mengeluhkan macetnya penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG) selama dua triwulan ini.

"Selamat pagi Bunda Ani, saya guru di NTB. Saya sangat menghargai bagaimana Pak SBY memperlakukan guru. Tapi sampai saat ini, kami guru di pedalaman dan perbatasan belum menerima TPG. Ini bukan laporan, tapi keluhan kami sebagai perempuan," ujar Nuh membacakan isi pesan singkat itu.

PenulisIndra Akuntono
EditorInggried Dwi Wedhaswary
Komentar

Terkini Lainnya

Berita Dunia Terpopuler, mulai Tank Mesir hingga Korea Utara

Berita Dunia Terpopuler, mulai Tank Mesir hingga Korea Utara

Internasional
Rasa Syukur dan Ragam Kesenian di Lebaran Betawi yang Dimulai Hari Ini

Rasa Syukur dan Ragam Kesenian di Lebaran Betawi yang Dimulai Hari Ini

Megapolitan
Syarief Hasan: Dapat Dipastikan Ke Depan, Demokrat-Gerindra Akan Selalu Bersama

Syarief Hasan: Dapat Dipastikan Ke Depan, Demokrat-Gerindra Akan Selalu Bersama

Nasional
Sean Gelael Akan Jalani Tes F1 Keduanya bersama Toro Rosso

Sean Gelael Akan Jalani Tes F1 Keduanya bersama Toro Rosso

Olahraga
Istanbul Diguyur Hujan Es Sebesar Bola Golf, 10 Orang Luka

Istanbul Diguyur Hujan Es Sebesar Bola Golf, 10 Orang Luka

Internasional
Wanita AS Peras ASI 10 Jam Sehari untuk Menyumbang Bayi Prematur

Wanita AS Peras ASI 10 Jam Sehari untuk Menyumbang Bayi Prematur

Internasional
Diduga Tarik Pungli, Kepala SMAN 27 Bandung Diamankan

Diduga Tarik Pungli, Kepala SMAN 27 Bandung Diamankan

Regional
Pertamina Arden Berupaya Raih Hasil Positif di Hungaroring

Pertamina Arden Berupaya Raih Hasil Positif di Hungaroring

Olahraga
Terpopuler Kompas.com: Ricko Bobotoh Meninggal, Sumbangan Ahok, dan Cerita Novel Baswedan

Terpopuler Kompas.com: Ricko Bobotoh Meninggal, Sumbangan Ahok, dan Cerita Novel Baswedan

Nasional
Berita Populer Jakarta: Sumbangan dari Ahok hingga Pengendara Motor Ninja Lolos Razia di JLNT Casablanca

Berita Populer Jakarta: Sumbangan dari Ahok hingga Pengendara Motor Ninja Lolos Razia di JLNT Casablanca

Megapolitan
Partai Demokrat Belum Pasti Ajukan Agus Yudhoyono untuk Pilpres 2019

Partai Demokrat Belum Pasti Ajukan Agus Yudhoyono untuk Pilpres 2019

Nasional
Boko Haram Serang Tim Eksplorasi Minyak, 50 Tewas

Boko Haram Serang Tim Eksplorasi Minyak, 50 Tewas

Internasional
Apa yang Dilakukan Agus Yudhoyono dalam Pertemuan SBY-Prabowo?

Apa yang Dilakukan Agus Yudhoyono dalam Pertemuan SBY-Prabowo?

Nasional
Penataan Kolong Tol Dekat Kalijodo Ditargetkan Rampung Awal Oktober

Penataan Kolong Tol Dekat Kalijodo Ditargetkan Rampung Awal Oktober

Megapolitan
Mengapa JLNT Antasari Tidak Diterobos Pengendara Motor?

Mengapa JLNT Antasari Tidak Diterobos Pengendara Motor?

Megapolitan
Close Ads X