Sabtu, 1 November 2014

News / Regional

Tradisi

Tradisi Sungkem Tlompak Lereng Merapi

Kamis, 23 Agustus 2012 | 12:32 WIB

MAGELANG, KOMPAS.com-Puluhan warga menggelar tradisi Sungkem Tlompak di Dusun Gejayan, Desa Banyusidi, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Kamis (23/8/2012). Tradisi ini diselenggarakan setiap lima hari setelah Lebaran sejak tahun 1932. Ritual Sungkem Tlompak dulu berawal saat desa mengalami musim paceklik dengam ditandai gagal panen serta sulit mencari makan.

Dari peristiwa itu mereka menggelar doa dan kesenian di sebuah mata air Tlompak. Sampai saat ini tradisi tersebut masih terjaga dan dilestarikan. Bahkan mereka menggelar pentas seni rakyat dan arak-arakan dari desa menuju mata air Tlompak. Sungkem Tlompak pada zaman sekarang menjadi bentuk penghargaan terhadap alam.

Riyadi salah satu tokoh warga mengatakan dengan adanya tradisi yang disakralkan itu warga menjadi takut untuk merusak alamnya. "Mereka tidak berani menebang pohon atau merusak sumber air sehingga terjaga kelestariannya," kata Riyadi.


Penulis: P. Raditya Mahendra Yasa
Editor : Agnes Swetta Pandia