Rabu, 3 September 2014

News / Edukasi

Ini Kemudahan Belajar di Perancis!

Rabu, 19 September 2012 | 05:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Melanjutkan studi ke luar negeri sudah bukan impian lagi sebab ada banyak jalan dan kemudahan yang bisa Anda kejar untuk mengemban tingkat pendidikan di luar sana. Salah satunya adalah Perancis.

Negara dengan lambang Menara Eiffel ini telah menjadi tujuan studi favorit bagi banyak pelajar di seluruh negeri, termasuk Indonesia. Dengan tekad bulat dan kerja keras yang mantap, negara Perancis ternyata mendukung calon pelajar asing yang bersungguh-sungguh melanjutkan studi ke sana dengan memberi banyak kemudahan.

"Jika kamu memilih Perancis sebagai negara tujuan untuk mengejar cita-cita kamu, kenapa tidak? Menjadi siswa asing di Perancis itu menyenangkan, bahkan pemerintah memudahkan jalannya," ujar Mini Riandini, Koordinator Konsultasi dan Administrasi CampusFrance Indonesia, kepada Kompas.com di Salemba, Jakarta, Selasa (18/9/2012).

Kemudahan yang dimaksud ialah Pemerintah Perancis akan menanggung biaya pendidikan bagi semua pelajar, tidak terkecuali baik pelajar domestik maupun asing. "Dengan paham egaliter, Pemerintah Perancis menyamaratakan fasilitas pendidikan bagi pelajar mana pun yang melanjutkan studi ke sana lewat subsidi ke institusi pendidikan tinggi berstatus negeri," tegas Mini.

Ia menyebutkan, besar biaya pendidikan (tuition fee) yang dibebaskan adalah sebesar 15.000 euro per tahun per siswa. Dalam hal ini, Pemerintah Perancis bukan hanya membebaskan biaya pendidikan untuk jenjang S-1, melainkan juga S-2 sampai S-3, di institut atau univeritas negeri yang tersebar di berbagai wilayah Perancis.

"For your information, di Perancis ada 83 universitas negeri. Kampus yang berbahasa pengantarnya Perancis hanya akan membebankan biaya pendaftaran yang besarnya hanya 200 euro per tahun per siswa untuk jenjang S-1 dan sekitar 200-500 euro per tahun untuk mahasiswa S-2 atau S-3," jelasnya lagi.

Perlu diketahui, Perancis ternyata unggul dalam beberapa bidang studi, seperti teknik, sains, manajemen ekonomi, dan seni budaya. Setidaknya Perancis memiliki lebih dari 200 sekolah teknik, 200 sekolah bisnis, 285 sekolah doktoral (riset) dan 20 sekolah arsitektur, serta 60 sekolah seni.

Tidak hanya itu, pengakuan hasil Ujian Nasional (UN) di Indonesia juga disetarakan dengan Baccalauréat sehingga hasil UN dapat digunakan sebagai dokumen kualifikasi untuk masuk ke perguruan tinggi negeri di Perancis.

Pada sistem pendidikan nasional di Perancis, siswa yang lulus UN sekolah menengah atas, baik umum, teknologi, maupun kejuruan, akan mendapat diploma Baccalauréat dan dapat langsung masuk ke perguruan tinggi tanpa ada tes masuk karena diploma Baccalauréat (Bac) merupakan diploma awal perguruan tinggi. Jadi tunggu apalagi, kejar cita-citamu sampai ke Perancis. France, attendez-moi!


Penulis: Ali Sobri
Editor : Aloysius Gonsaga Angi Ebo