Rabu, 3 September 2014

News / Edukasi

Alawy, 'Ngeband' dan Kado Sepatu buat Sang Ayah

Selasa, 25 September 2012 | 17:41 WIB

Terkait

TANGERANG, KOMPAS.com Alawy Yusianto Putra, siswa Kelas X SMAN 6 Jakarta yang tewas dalam tawuran pelajar SMAN 6 dan SMAN 70 di Bulungan, Jakarta Selatan, Senin (24/9/2012), terkenal sayang kepada kedua orangtuanya. Satu hari sebelum peristiwa naas menimpanya, ayahnya, Tauri Yusianto, berulang tahun. Alawy pun memberikan sepasang sepatu untuknya.

"Adek selalu care sama keluarga, dia dekat sama Mama-Papa, kedua-duanya juga. Belum lama ini, tanggal 23 September kita ngerayain ulang tahun Papa. Dia ngasih sepatu buat Papa," kenang Yunita Endah Lestasi (19), kakak Alawy, saat ditemui Kompas.com di kediamannya di Ciledug Indah, Selasa (25/9/2012).

Menurut penilaian rekan-rekannya, Alawy dikenal sebagai siswa yang tak suka tawuran. Bahkan, remaja berusia 15 tahun itu dinilai agak pendiam. Hal ini juga diamini oleh Yunita. Hanya, di sela-sela waktu belajarnya di sekolah dan di rumah, Alawy mengisi waktunya dengan berlatih band bersama teman-temannya.

"Papa memang sering ngelarang dia main malem-malem kalau ngeband, tetapi sebenarnya itu bentuk cinta Papa. Meski Papa lebih lembek kalau ngatur Adek, tetapi dia kadang nurut, kadang juga saya bantu dukung dia," ucapnya.

Selain itu, Yunita juga mengatakan bahwa Alawy tidak sering membuat susah ibunya, Endang Pujiastuti.

Ibunya masih terpukul dan belum mau berbicara banyak setelah insiden tewasnya Alawy.

"Kalau ibu ke Adek itu, kadang moody-an. Jadi kadang diomelin, kadang dibolehin aja main sama teman-temannya," singkat Yunita seusai menerima teman-teman Alawy yang terus berdatangan hingga sore hari.


Berita terkait peristiwa ini dapat diikuti dalam topik "Tawuran SMA 70 dan SMA 6"


Penulis: Ali Sobri
Editor : Caroline Damanik