Selasa, 29 Juli 2014

News / Edukasi

UKG Gelombang Kedua di Jakarta, Ada Posko Khusus

Selasa, 9 Oktober 2012 | 08:45 WIB

Berita terkait

JAKARTA, KOMPAS.com - DKI Jakarta menjadi salah satu provinsi yang ikut melaksanakan Uji Kompetensi Guru (UKG) gelombang kedua, Selasa (9/10/2012), dari 22 provinsi yang menggelarnya. Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto, mengatakan bahwa UKG gelombang kedua untuk DKI Jakarta dilakukan serentak di enam wilayah, 9-12 Oktober mendatang.

"Enam wilayah administrasi Jakarta menggelar UKG. Sebanyak 53 sekolah digunakan untuk ujian ini," kata Taufik, saat dihubungi Kompas.com, Senin (8/10/2012).

Berdasarkan data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, lanjutnya, sekitar 6.637 guru akan mengikuti uji kompetensi ini di 53 Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang tersebar di enam wilayah administratif DKI Jakarta. Sebanyak 1.868 guru mengikuti UKG gelombang kedua di 14 sekolah yang menjadi TUK di wilayah Jakarta Selatan. Kemudian untuk Jakarta Timur, tercatat 1.429 guru yang menjalani UKG di 11 sekolah.

Untuk Jakarta Barat, sebanyak 11 sekolah menjadi TUK dengan 1.390 guru yang terdaftar sebagai peserta UKG. Selanjutnya, sebanyak 912 guru untuk wilayah Jakarta Pusat akan melakukan ujian di delapan sekolah. Untuk Jakarta Utara, delapan sekolah digunakan sebagai TUK untuk 894 guru yang ikut ujian. Sementara Kepulauan Seribu, hanya ada 144 guru yang menjalankan UKG di SMK Negeri 56.

Taufik juga menambahkan bahwa masing-masing wilayah memiliki posko UKG yang sekaligus dijadikan sebagai pusat jaringan internet.

"Sebagian sekolah yang jadi posko ini juga menjadi tempat penyelenggaraan UKG," tuturnya.

Berikut posko yang dibuka di setiap wilayah DKI Jakarta:

Jakarta Utara: SMA Negeri 92.
Jakarta Barat: SMA Negeri 78
Jakarta Selatan: SMP Negeri 19
Jakarta Timur: SMK Negeri 26
Jakarta Pusat: SMA Negeri 68
Kepulauan Seribu: SMK Negeri 56

UKG online gelombang kedua di Indonesia digelar secara bergiliran mulai 2 Oktober lalu hingga bulan November mendatang. Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) pun sudah menetapkan jadwal di setiap daerah.

Pelaksanaan UKG online tahun ini dikhususkan bagi guru bersertifikat sebanyak 1.006.216 guru mulai TK hingga SMA dan sederajat. Pelaksanaan UKG online gelombang pertama pada akhir Juli lalu sarat kritik karena berbagai persoalan teknis terkait koneksi internet dan perdebatan atas tujuannya. Di lebih dari 800 tempat ujian tidak berfungsi sehingga guru gagal ujian. Ada juga guru yang bisa ujian, tetapi materi soal yang keluar tidak lengkap, bahkan kesalahan juga terjadi akibat guru senior yang masih gagap teknologi komputer.


Penulis: Riana Afifah, Ali Sobri
Editor : Caroline Damanik