Sabtu, 26 Juli 2014

News / Edukasi

Science Film Festival 2012

Lewat Film, Anak-anak Lebih Mudah Diajari

Sabtu, 3 November 2012 | 10:26 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ilmu pengetahuan dapat diperoleh dari mana saja. Hal itu yang ingin diteruskan dari penyelenggaraan Science Film Festival 2012 bahwa ilmu pengetahuan dapat ditransfer melalui media yang menghibur yaitu film.

Dengan tema besar tentang air, Science Film Festival 2012 mengajak anak-anak untuk menyadari betapa pentingnya air dalam kehidupan ini sehingga harus dijaga dengan baik. Ditambah lagi, Indonesia yang dikenal sebagai negara bahari tentu membutuhkan upaya ekstra untuk mempertahankan ini.

Perwakilan dari World Wide Fund for Nature (WWF) sekaligus artis, Nugie, mengungkapkan bahwa melalui film pendek berjudul "A Song For Tukik", anak-anak diajak mengenal lebih dekat dengan kehidupan yang terjadi di sekitar air. Dari sini, anak-anak memahami bahwa ada habitat lain di perairan yang juga perlu dijaga sehingga mereka tidak akan berpikiran untuk mencemari air.

"Temanya memang berbau ilmu pengetahuan. Tapi intinya adalah konservasi air dan ekosistem perairan," kata Nugie, saat jumpa pers Science Film Festival 2012 di Blitzmegaplex, Jakarta, Kamis (1/11/2012).

Dengan latar belakang kehidupan masyarakat Wakatobi, anak-anak diajarkan untuk menyayangi makhluk hidup lain yang tinggal di perairan seperti biota laut dan tidak mengganggu habitatnya. Tidak hanya itu, anak-anak ini juga diajak memahami pentingnya konservasi air dan menghemat air.

"Beberapa hari saja tinggal di perahu, kami belajar bagaimana menghemat air. Jadi intinya saat merasakan hidup di laut, kita bisa lebih menghargai saat di darat," jelas Nugie.

"Dari tukik ini, kita juga bisa belajar bahwa Indonesia sangat kaya dengan sumber daya alam lautnya. Jadi yuk sama-sama mencintai bahari Indonesia," imbuhnya.

Seperti diketahui, Indonesia memiliki luas laut 75 persen dari luas daratannya. Kemudian, Indonesia juga memiliki perairan laut teritorial terluas di dunia yaitu sebesar 3,2 juta kilometer persegi. Itu belum termasuk perairan zone ekonomi eksklusif yang merupakan terluas ke-12 di dunia dengan luas 2,9 juta kilometer persegi. Sementara itu, garis pantai Indonesia mencapai 95.108 kilometer dan merupakan kelima terpanjang di dunia.


Penulis: Riana Afifah
Editor : Caroline Damanik