Senin, 21 April 2014

News / Edukasi

Pastikan Lingkungan Hidup Masuk Kurikulum

Kamis, 29 November 2012 | 20:07 WIB

Baca juga

KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan para kepala daerah untuk memastikan teori dan praktik tentang lingkungan hidup dan alam semesta masuk dalam kurikulum pendidikan dasar.

Hal sama diberlakukan untuk kurikulum pendidikan moral dan budi pekerti, masuk dalam muatan kurikulum pendidikan anak.

”Kebetulan di sini hadir para gubernur, bupati, dan wali kota. Saya ingin agar memastikan bahwa anak-anak mulai TK, SD, hingga SMP mendapatkan kurikulum pelajaran teori dan praktik mencintai lingkungan, alam, pohon, dan alam semesta,” kata Yudhoyono pada peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional 2012, di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Rabu (28/11).

Dalam sambutannya, Yudhoyono juga meminta agar para kepala daerah memastikan anak-anak dalam pendidikan dasar mendapat kurikulum moral dan budi pekerti. Di dalam muatan kurikulum, menurut Yudhoyono, anak-anak harus diajari mengenai budi pekerti, rukun dengan sesama kawan, menghormati orangtua, serta memiliki sikap dan perilaku yang baik.

Menurut Yudhoyono, sikap ini harus dibangun sejak dini, yakni sejak mereka masih duduk di bangku TK, SD, dan SMP.

”Kenapa saya mengatakan itu? Kita menginginkan agar di masa depan anak-anak kita menjadi manusia yang unggul, cerdas, pengguna teknologi, dan mengetahui dunianya. Namun, mereka juga memiliki kepribadian baik, mencintai lingkungan, tanah air, dan alam tempat mereka berada,” papar Yudhoyono.

Yudhoyono berharap, para pemimpin daerah dapat memperhatikan pendidikan anak-anak tersebut dengan mengajarkan, membimbing, dan mengasuh mereka ke masa depan yang lebih baik.

Tidak hanya kepada anak-anak, dalam sambutannya, Yudhoyono juga meminta agar seluruh warga Indonesia ikut memperhatikan dan terlibat dalam penanaman pohon dalam jumlah besar. Hal tersebut untuk memelihara kelangsungan lingkungan hidup agar tetap terjaga.

”Menjaga lingkungan hidup tidak cukup dengan membicarakannya saja. Terpenting adalah menjaga kelestarian lingkungan,” kata Yudhoyono. (PIN/ATO)


Penulis: Pingkan E Dundu, Tomy Trinugroho A.
Editor : Caroline Damanik
Sumber: