Kamis, 24 April 2014

News / Edukasi

Pendidikan Wirausaha untuk Para Guru

Selasa, 11 Desember 2012 | 12:34 WIB

Baca juga

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk meningkatkan semangat wirausaha dalam dunia pendidikan, Sampoerna School of Education bekerjasama dengan Mien R. Uno Foundation dan World Bank menyelenggarakan National Educators Conference 2012. Konferensi pendidikan ini akan berlangsung selama dua hari pada tanggal 11-12 Desember di Mulia Business Park.

Dekan Sampoerna School of Education, Paulina Pannen, mengatakan bahwa pendidikan kewirausahaan ini sangat penting. Pasalnya, nilai-nilai yang terkandung dalam semangat wirausaha ini merupakan bagian dari pembangunan karakter pendidikan yang harus terus dikembangkan.

"Materi kewirausahaan ini sangat penting untuk ditanamkan dalam pendidikan di Indonesia," kata Paulina, saat membuka National Educators Conference 2012 di Gedung D Mulia Business Park, Jakarta, Selasa (11/12/2012).

Ia menambahkan bahwa pendidikan wirausaha ini sebenarnya sudah mulai muncul dalam struktur pendidikan Indonesia sejak tahun 1990-an. Namun sayangnya, pendidikan wirausaha ini hanya berhenti dalam pembuatan modul pembelajaran dan pengembangan usaha. Sementara yang menjadi inti dari jiwa wirausaha seperti membentuk manusia kreatif dan inovatif justru tidak tersentuh.

"Ini yang membuat semangat wirausaha terus menurun. Jumlah wirausaha di Indonesia juga tidak meningkat," ujar Paulina.

Melihat hal ini, tercetuslah untuk menggelar konferensi bagi para pendidik di Indonesia yang bertajuk Membangun Semangat Kewirausahaan di Indonesia. Dalam acara ini, para pembicara baik dari nasional dan internasional akan memberikan panduan dan pemahaman lebih mendalam terkait pentingnya membangun wirausaha sejak dini.

Beberapa nama pembicara yang akan hadir dalam seminar dan workshop selama dua hari ini adalah Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kemdikbud Hamid Muhammad, pendiri Sekolah Alam Lendo Novo, pendiri Indonesia Heritage Foundation Ratna Megawangi, perwakilan dari UNESCO Bangkok Lay Cheng Tan dan masih banyak lagi.

 


Penulis: Riana Afifah
Editor : Caroline Damanik