Sabtu, 19 April 2014

News / Travel

Mau Wisata ke Teluk Kiluan? Ini Tipsnya...

Rabu, 12 Desember 2012 | 14:25 WIB

Baca juga

KOMPAS.com – Teluk Kiluan di Lampung, memang tengah naik daun di kalangan wisatawan domestik. Walaupun, turis-turis asing sejak lama sudah melancong ke tempat ini. Ketenaran Teluk Kiluan tak lepas dari beberapa anak muda yang mempromosikan tempat ini melalui internet.

Dengan kondisinya yang serba minim, hal tersebut tak membendung keinginan pelancong penggemar petualangan untuk mampir ke Teluk Kiluan.

Akses. Perjalanan ke Teluk Kiluan dari Bandar Lampung hanya sekitar 90 kilometer. Namun jalan menuju Teluk Kiluan, misalnya ke Desa Kiluan Negeri, jalannya begitu rusak. Jalanan tak beraspal, berbatu, dan tak landai.

Siap-siap saja perjalanan yang seperti off-road. Kabarnya, pemerintah setempat ingin memperbaiki jalan akses menuju Teluk Kiluan. Sebelum hal itu terjadi, pastikan Anda menyiapkan waktu sekitar tiga jam perjalanan darat menuju Teluk Kiluan dari Kota Bandar Lampung.

Anda bisa naik motor ojek. Sekali lagi, pastikan tukang ojek memang benar-benar tahu jalan. Perlu kesabaran saat menempuh perjalanan menggunakan motor. Pilihan lain adalah Anda bisa naik mobil sejenis APV dengan menyewa mobil termasuk supirnya.

Pastikan sopir yang Anda ajak memang benar-benar tahu jalan menuju Teluk Kiluan. Dan, sebelum menyewa, katakan bahwa Anda bermaksud pergi ke Teluk Kiluan, karena tidak semua rental mobil mau mengantar ke Teluk Kiluan.

Untuk sewa mobil Avanza, Xenia, APV dengan sopir di kisaran harga Rp 400.000 sampai Rp 600.000 per hari, sudah termasuk bensin. Namun, pastikan kembali biaya yang termasuk di dalam sewa mobil tersebut, apakah sudah termasuk bensin, parkir, dan uang makan sopir.

Akomodasi. Jangan harap Anda akan menemukan hotel berbintang di kawasan ini. Di sini hanya ada penginapan sederhana seperti cottage dari kayu. Beberapa penduduk juga menyewakan kamar di rumah mereka untuk tamu, dengan konsep homestay.

Anda bisa mengontak Solihin (081369997831) yang menyediakan homestay dan juga memiliki cottage. Ia juga sekaligus menyediakan paket trip naik jukung (perahu nelayan tradisional) untuk melihat lumba-lumba dan mampir di Pulau Kiluan.

Selain Solihin, ada beberapa pengelola cottage lainnya di Teluk Kiluan. Salah satunya Dirham (081369991340) yang mengelola penginapan di tengah Pulau Kiluan. Kisaran tarif menginap per malam mulai dari Rp 150.000 sampai Rp 500.000.

Makanan. Bekali diri Anda dengan makanan. Mulai dari makanan kecil untuk di perjalanan sampai air mineral yang banyak. Agak sulit mencari warung-warung di Teluk Kiluan.

Namun, untuk sarapan, makan siang, dan makan malam, Anda bisa pesan ke pemilik penginapan. Harga makanan berkisar Rp 15.000 sampai Rp 20.000. Biasanya, baru akan dimasak sesaat sebelum disantap.

Trip.

Perjalanan mengarungi perairan Teluk Kiluan biasanya menggunakan jukung, sebuah perahu tradisional nelayan setempat yang sudah bermotor. Bentuknya ramping dan panjang.

Jukung ini hanya memuat tiga orang, ditambah pengemudi maka total penumpang di dalamnya hanya empat orang. Tarif sewa per perahu adalah Rp 250.000. Biasanya, perjalanan yang ditawarkan adalah melihat lumba-lumba dilanjutkan mampir di Pulau Kiluan.

Karena lumba-lumba muncul di pagi hari, sebaiknya memulai perjalanan pagi sekali, sekitar jam enam pagi. Sementara di Pulau Kelapa perlu diingat ada pengunjung dikenakan biaya masuk sebesar Rp 5.000 per orang.

Penyedia perahu juga menyewakan jaket pelampung. Namun, Anda harus menyewanya dengan harga Rp 15.000 per jaket.

Waktu terbaik. Karena pelesir di Teluk Kiluan kaitannya adalah wisata bahari, maka waktu terbaik untuk mengunjungi daerah ini adalah di musim kemarau. Puncaknya di antara bulan Mei sampai bulan Agustus.

Saat ini, langit begitu biru tanpa polusi dan ombak tenang. Saat arus tenang, lumba-lumba akan muncul ke permukaan dan lebih mudah melihat mereka berenang.

Logistik. Karena penerangan yang minim tanpa listrik, jangan lupa membawa senter. Bawa pula obat-obatan pribadi termasuk obat antiseptik. Karena air bersih agak susah, bawa juga jel antiseptik untuk tangan dan tisu basah.

Untuk kamera, sebaiknya bawa kamera bawah air serta kamera tele untuk mengabadikan lumba-lumba. Bawa plastik kedap air untuk menaruh barang-barang agar tak terkena air. Lotion anti nyamuk juga tak salahnya dibawa. Selain juga pelembab tabir surya.

Fasilitas. Teluk Kiluan belum dialiri listrik, walaupun sudah mulai dipasang. Kabarnya akan mulai menyala pada akhir tahun ini. Sinyal telepon genggam masih sulit, namun untuk operator Telkomsel masih bisa diterima walaupun agak sulit.

Air bersih masih minim dan harus menimba dari sumur. Sehingga berhematlah saat mandi dan gosok gigi dengan air mineral. Bawa air mineral yang banyak sebelum datang ke Teluk Kiluan. 


Penulis: Ni Luh Made Pertiwi F
Editor : I Made Asdhiana