Jumat, 18 April 2014

News / Edukasi

Rp 15 Miliar Dana RBOS Untuk Siswa SMA Kaltim

Senin, 17 Desember 2012 | 06:21 WIB

Baca juga

SAMARINDA, KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI pada tahun 2013 menggulirkan dana pendidikan berupa Rintisan Bantuan Operasional Sekolah (R-BOS) untuk siswa SMA sederajat di Provinsi Kalimantan Timur sebesar Rp 15 miliar.

"Ini berarti R-BOS untuk SMA, MA, dan SMK dari Kemendikbud mengalami peningkatan cukup tajam, yakni dari total Rp 8,166 miliar pada 2012 naik menjadi Rp15 miliar pada 2013," ujar Kabid Pembinaan SMP dan SMA Disdik Kaltim, Asli Nuryadin di Samarinda, Senin (17/12/2012).

Menurut dia, dana sebesar itu untuk siswa dan siswi di 14 kabupaten dan kota di Kaltim dengan masing-masing siswa mendapatkan jatah Rp 500 ribu, dimulai pada Juli 2013.

Pada Januari hingga Juni 2013, nilai RBOS yang diberikan kepada semua siswa masih sama dengan nilai pada 2012, yakni masih sebesar Rp 120 ribu per siswa, sedangkan mulai Juli hingga Desember 2013 akan meningkat tajam menjadi Rp 500 ribu per siswa.

Program pemberian R-BOS tersebut dimaksudkan untuk mengurangi beban biaya sekolah, yakni agar sekolah tidak meminta atau dapat mengurangi permintaan sumbangan dari orang tua siswa.

Dana R-BOS dari APBN sebesar itu untuk 68.057 siswa di 14 kabupaten dan kota mulai kelas 1 hingga kelas 3 di Kaltim, baik yang sekolah di perkotaan, perdesaan, daerah terpencil, dan kawasan perbatasan.

Program Rintisan BOS tersebut diharapkan dapat menunjang sistem dan manajemen mutu sekolah, di samping untuk membantu biaya sekolah agar tidak melakukan pungutan atau bantuan biaya pendidikan yang dapat membebani orang tua siswa.

Dana R-BOS tersebut bukan langsung diserahkan kepada siswa, tetapi diberikan ke sekolah untuk membantu biaya operasional sekolah, atau untuk membantu meringankan beban sekolah yang akhirnya juga membantu beban orang tua.

Sedangkan sistem penyaluran dana R-BOS, dari Kementerian Keuangan melalui Kas Umum Negara, ditransfer ke Kas Umum Daerah di tingkat provinsi melalui Biro Keuangan.

Selanjutnya, dari Biro Keuangan Provinsi Kaltim, dana tersebut kemudian oleh tim yang ditunjuk di provinsi, ditransfer lagi ke Kas Umum Daerah ke tingkat kabupaten atau kota, kemudian oleh masing-masing daerah diteruskan lagi ke rekening sekolah masing-masing.


Editor : Benny N Joewono
Sumber: