Sabtu, 26 Juli 2014

News / Edukasi

2015, Semua Guru Kaltim Harus Sarjana

Senin, 17 Desember 2012 | 06:29 WIB

SAMARINDA, KOMPAS.com - Dinas Pendidikan Kalimantan Timur (Kaltim) menargetkan tahun 2015 semua guru di provinsi itu harus sudah sarjana, bersamaan kebijakan mendorong guru melanjutkan pendidikan sejak tahun 2009.

"Sejak 2009 guru-guru secara bertahap ditingkatkan kemampuan dan pendidikannya. Guru yang hanya lulus SMA dikuliahkan hingga sarjana (S1), kemudian yang S1 dikuliahkan hingga magister (S2)," kata Kadisdik Kaltim H Musyahrim di Samarinda, Senin (17/12/2012).

Ada beberapa tujuan dalam menyekolahkan para guru hingga sarja tersebut, di antaranya adalah untuk meningkatkan kualitas dan pengetahuan mereka, serta agar guru bisa mengikuti sertifikasi, yakni syarat sertifikasi adalah guru minimal berpenidikan S1.

Sedangkan imbas dari sertifikasi adalah agar guru dapat hidup lebih sejahtera, pasalnya guru yang telah bersertifikasi akan mendapat tunjangan yang nilainya sama dengan gaji pokok.

Menurutnya, hingga 2012 terdapat 1.187 guru di Kaltim yang sudah dikuliahkan hingga S1 dan S2 oleh Pemprov Katim, yakni melalui kerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi baik di dalam wilayah Kaltim maupun di luar Kaltim.

Perguruan Tinggi di Kaltim yang diajak kerjasama adalah Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Samarinda. Kemudian yang di luar Kaltim adalah dengan Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Sedangkan pada 2013, pihaknya telah memprogramkan menguliahkan sebanyak 880 guru dengan kualifikasi pendidikan S1 dan S2, di sejumlah perguruan tinggi baik yang di dalam maupun luar Kaltim.

Rincian dari 880 guru yang akan dikuliahkan itu adalah terdapat 230 guru dengan kualifikasi S2, kemudian 650 guru dengan kualifikasi S1.

Para guru yang akan mendapat kualifikasi S2 adalah guru SMK bidang keahlian, seperti keahlian teknik mesin, teknik bangunan, listrik, dan beberapa keahlian produktif lainnya dengan jumlah sekitar 30 guru. Mereka akan kuliah di luar Kaltim, yakni di Unesa.

Kemudian 100 guru IPA akan dikuliahkan di Unmul Samarinda, 20 guru PAUD di Unmul, dan sebanyak 80 guru Pendidikan Agama kuliah di STAIN Samarinda.

Untuk kualifikasi S1 adalah, terdapat 150 guru PAUD dikuliahkan di Unmul, 300 hingga 400 guru PAUD kuliah di Universitas Terbuka (UT) Samarinda, dan 100 guru SD kuliah di Unmul Samarinda.


Editor : Benny N Joewono
Sumber: