Minggu, 20 April 2014

News / Regional

Pusat Batik IBC Dukung Visit Jateng 2013

Minggu, 30 Desember 2012 | 16:26 WIB

Baca juga

PEKALONGAN, KOMPAS.com - Selama perayaan Tahun Baru 2013, pengelola counter kerajinan batik di International Batik Center (IBC) n Craft di Jalan Ahmad Yani, Wiradesa, Pekalongan, Jawa Tengah buka lebih lama dua jam dari biasanya. Mereka buka sampai pukul 21.30, untuk memberi pelayanan wisatawan pecinta batik yang berkunjung ke IBC n Craft.

Salah satu pengelola Zikin Batik, Lely mengatakan, kain batik sutera akhir 2012 ini banyak dicari penggemar batik. Kain sutera dengan motif daun untuk busana kain sarung dan selendang. "Batik kain sutera terutama untuk wanita sangat laris, bisa jadi masih tren batik tahun depan 2013," ujar Lely di IBC n Craft, Minggu (30/12/2012).

Baju batik dengan kain sutera bervariasi harganya, mulai Rp 300.000 sampai Rp 600.000 per potong. Untuk kain sarung sutera di sejumlah gerai di IBC n Craft tersedia dengan tawaran harga Rp 2.000.000 hingga Rp 5.500.000 per potong. Sejumlah perajin batik juga melakukan promosi agar wisatawan lebih banyak membeli kain batik tulis. Mereka diminta untuk menolak atau tidak membeli batik cap atau batik printing.

Pelayanan terhadap wisatawan penggemar batik, juga dalam bentuk pemberin diskon bagi pengunjung yang membeli segalam macam batik dalam jumlah besar. IBC n Craft didirikan oleh juragan pabrik tekstil tua di Pekalongan yaitu Yusuf Gunawan. Dia pemilik Gunateks, yang pabriknya sudah lama tidak beroperasi, kemudian berubah menjadi pusat perdagangan batik besar di Pekalongan, Jateng.

IBC n Craft diresmikan pada 2 Januari 2012 dan telah menjadi ikon tujuan wisata bagi penggemar batik, tidak hanya dari seluruh Indonesia, tapi juga wisatawan asing. IBC n Craft menjadi pusat batik seperti halnya Pusat Batik Setono dan Kampung Batik di Pekalongan.


Ada Attachment Foto:
Pusat Batik IBC Dukung Visit Jateng 2013.jpg


Penulis: Winarto Herusansono
Editor : Rusdi Amral