Sabtu, 25 Oktober 2014

News / Edukasi

Mahasiswa Lajang Diutamakan Dapat Beasiswa S-1

Jumat, 25 Januari 2013 | 17:44 WIB

NEGARA, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Jembrana, Bali, akan mengutamakan calon mahasiswa yang masih lajang untuk mendapat beasiswa program pendidikan S-1.

"Aturan tersebut akan kami pertegas dalam syarat pengajuan beasiswa tahun ini. Selain itu, beberapa persyaratan tahun lalu juga akan kami perbaiki agar tidak menimbulkan kebingungan," kata Kepala Dinas Dikporaparbud Kabupaten Jembrana, I Nengah Alit, di Negara, Jumat (25/1/2013).

Sementara untuk syarat prestasi akademik seperti IPK, masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yaitu untuk jurusan teknik dan kedokteran minimal 3,3 sedangkan jurusan lainnya minimal 3.

Terkait penyaluran beasiswa ini, Dinas Dikporaparbud akan berkoordinasi dengan Dewan Pendidikan Jembrana untuk mentransfer beasiswa kepada masing-masing rekening penerima.

"Dalam penyaluran beasiswa ini, kami di dinas hanya sebagai fasilitator saja. Untuk seleksi hingga transfer dananya, menjadi wewenang Dewan Pendidikan Jembrana," ujar I Nengah Alit.

Pada tahun ini, Pemkab Jembrana menganggarkan dana pemberian beasiswa S-1 bagi mahasiswa senilai Rp 3 miliar. Sayangnya, Alit belum bisa memberikan beasiswa bagi mahasiswa yang menempuh jenjang pendidikan S-2 karena terbentur peraturan.

Ia mengungkapkan, Pemkab Jembrana pernah mengalokasikan anggaran untuk beasiswa S-2, namun akhirnya mubazir karena tidak bisa disalurkan. "Waktu itu kami diingatkan kalau pemberian beasiswa untuk S-22 menyalahi aturan. Harus ada payung perda untuk pemberian beasiswa tersebut," kata Alit.

Ia tidak ingin masyarakat yang mengajukan beasiswa S-2 kecewa karena sudah telanjur memasukkan persyaratan namun tidak mendapatkan beasiswa. Oleh sebab itu, pihaknya memutuskan penghapusan program tersebut.


Editor : Benny N Joewono
Sumber: