UGM Juga Hapuskan Uang Pangkal - Kompas.com

UGM Juga Hapuskan Uang Pangkal

Riana Afifah
Kompas.com - 07/02/2013, 09:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sesuai dengan aturan pemerintah, Universitas Gadjah Mada (UGM) juga akan menerapkan peniadaan uang pangkal pada mahasiswa baru tahun akademik 2013/2014 ini. Dengan demikian, mahasiswa baru UGM hanya akan menanggung biaya kuliah per semester saja.

Kepala Humas UGM, Wiwit Wijayanti, mengatakan bahwa kebijakan yang muncul pada tahun ini memang diperuntukkan bagi semua Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Untuk itu, pihaknya mengikuti apa yang telah digariskan oleh pemerintah tersebut dengan menghapuskan uang pangkal.

"Tahun ini pemerintah menggariskan untuk menerapkan Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada semua PTN. Yang artinya juga tidak ada lagi uang pangkal," kata Wiwit kepada Kompas.com, Rabu (6/2/2013).

Seperti diketahui, UKT adalah pembiayaan tunggal bagi mahasiswa yang hanya dibayarkan sekali pada tiap semester. Selanjutnya, PTN tidak diperkenankan membebani mahasiswa dengan biaya lain di luar UKT. Misalnya, untuk pembayaran praktikum, wisuda bahkan uang pangkal saat masuk.

"Jadi cukup mengeluarkan biaya untuk bayaran per semesternya saja. Tidak ada lagi biaya tambahan," jelas Wiwit.

"Ini juga berlaku untuk semua jalur penerimaan. Baik lewat SNMPTN, SBMPTN dan UM UGM, semuanya tidak akan dikenai uang pangkal. Kalau uang kuliahnya itu tergantung masing-masing prodi," tandasnya.

 

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    PenulisRiana Afifah
    EditorCaroline Damanik
    Komentar

    Terkini Lainnya

    Aris Wahyudi akan Dijerat Pasal Pornografi dan Perdagangan Orang

    Aris Wahyudi akan Dijerat Pasal Pornografi dan Perdagangan Orang

    Megapolitan
    Wiranto Minta Polemik Pembelian 5.000 Senjata Ditutup

    Wiranto Minta Polemik Pembelian 5.000 Senjata Ditutup

    Nasional
    Napi Narkoba Kabur Saat Hujan Deras dan Mati Listrik di Lapas Parepare

    Napi Narkoba Kabur Saat Hujan Deras dan Mati Listrik di Lapas Parepare

    Regional
    Beban Kerja dan Penyerapan Anggaran Tiap SKPD Berbeda, DPRD DKI Usul Skema TKD Dirombak

    Beban Kerja dan Penyerapan Anggaran Tiap SKPD Berbeda, DPRD DKI Usul Skema TKD Dirombak

    Megapolitan
    Poltracking: Elektabilitas Nurdin Halid-Aziz Tertinggi Jelang Pilgub Sulsel

    Poltracking: Elektabilitas Nurdin Halid-Aziz Tertinggi Jelang Pilgub Sulsel

    Regional
    TNI AU Tak Bermaksud Sanggah Pernyataan Panglima Soal Senjata Ilegal

    TNI AU Tak Bermaksud Sanggah Pernyataan Panglima Soal Senjata Ilegal

    Nasional
    Luruskan Pernyataan Panglima, Wiranto Sebut 500 Pucuk Senjata untuk Pendidikan BIN

    Luruskan Pernyataan Panglima, Wiranto Sebut 500 Pucuk Senjata untuk Pendidikan BIN

    Nasional
    Start dari Urutan Ke-5, Marquez Juarai Balapan GP Aragon

    Start dari Urutan Ke-5, Marquez Juarai Balapan GP Aragon

    Olahraga
    Sejak Pertama Kali Diluncurkan, Nikahsirri.com Dapat 2.700 Klien

    Sejak Pertama Kali Diluncurkan, Nikahsirri.com Dapat 2.700 Klien

    Megapolitan
    Survei Pilkada Jatim: Pemilih 'Cuek' ke Khofifah, yang 'Galau' ke Gus Ipul

    Survei Pilkada Jatim: Pemilih "Cuek" ke Khofifah, yang "Galau" ke Gus Ipul

    Regional
    Begini Modus Operasi Dugaan Pornografi di Situs Nikahsirri.com

    Begini Modus Operasi Dugaan Pornografi di Situs Nikahsirri.com

    Megapolitan
    Kadis Perumahan DKI: Kalau Dia Membubarkan Ibadah Lagi, Keluarkan dari Rusun

    Kadis Perumahan DKI: Kalau Dia Membubarkan Ibadah Lagi, Keluarkan dari Rusun

    Megapolitan
    Panjat Tembok, Napi Narkoba Kabur dari Lapas Kelas II Kota Parepare

    Panjat Tembok, Napi Narkoba Kabur dari Lapas Kelas II Kota Parepare

    Regional
    Diduga Tidak Bisa Berenang, Santri Cilik Tewas Tenggelam

    Diduga Tidak Bisa Berenang, Santri Cilik Tewas Tenggelam

    Regional
    Daftar Juara Jepang Terbuka 2017, Indonesia Raih Satu Gelar

    Daftar Juara Jepang Terbuka 2017, Indonesia Raih Satu Gelar

    Olahraga


    Close Ads X
    Close [X]
    Radio Live Streaming
    Sonora FM • Motion FM • Smart FM