Rabu, 30 Juli 2014

News / Edukasi

Seleksi Tulis Bersama Diikuti 62 PTN

Selasa, 5 Maret 2013 | 09:47 WIB

Berita terkait

JAKARTA, KOMPAS.com - Seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri yang dilakukan secara tertulis akan diikuti 62 PTN. Pendaftaran seleksi ini akan dimulai April 2013 dan bisa diikuti siswa lulusan tahun 2011, 2012, dan 2013.

Pada tahun-tahun sebelumnya, seleksi tertulis masuk PTN ini dinamakan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Tahun 2013, SNMPTN merupakan nama jalur undangan yang dulunya Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK). Sebagai gantinya, seleksi tertulis dinamakan Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN).

Akhmaloka, Ketua Umum SNMPTN sekaligus Ketua Umum Panitia SBMPTN 2013, Bandung, Senin (4/3), menjelaskan, SBMPTN merupakan inisiatif para rektor PTN yang tergabung dalam Majelis Rektor PTN Indonesia. SBMPTN tidak disubsidi pemerintah sehingga pendaftar dikenai biaya.

Pendaftaran SBMPTN dilakukan secara online. Laman resmi www.sbmptn.or.id sudah tersedia, tetapi belum bisa diakses publik.

”Pendaftaran lewat SBMPTN ini bukan dilakukan sekolah, melainkan individu. Pesertanya terbuka untuk lulusan tahun 2011, 2012, dan 2013,” kata Akhmaloka, yang juga Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB).

Pelaksanaan SBMPTN secara prinsip tidak jauh berbeda dengan SNMPTN tertulis tahun 2012. Pendaftaran dilakukan secara online, dengan pilihan kelompok IPA, IPS, dan IPC.

Tiga jalur

Saat ini, seleksi masuk PTN tersedia tiga jalur. Pertama, jalur SNMPTN atau jalur prestasi bagi siswa SMA/SMK/MA lulusan tahun 2013 dan pendaftaran tidak dipungut biaya atau gratis.

Kedua, jalur ujian tulis SBMPTN yang diikuti 62 PTN. Adapun, ketiga adalah jalur mandiri yang dilakukan setiap PTN dan dipungut biaya pendaftaran.

Rochmat Wahab, Sekretaris Umum Panitia SNMPTN 2013, mengatakan, pelaksanaan ujian tulis/keterampilan SBMPTN pada Juni. Tes dilaksanakan bersamaan dengan pendaftaran ulang siswa yang lulus di jalur SNMPTN.

Menurut Rochmat, kuota SNMPTN minimal 50 persen dari daya tampung PTN. Adapun jalur SBMPTN 30 persen serta seleksi mandiri 20 persen dari daya tampung PTN.

Meski demikian, sejumlah PTN hanya membuka dua jalur masuk. ITB, misalnya, menerima mahasiswa baru lewat SNMPTN dan SBMPTN. (ELN)

 


Penulis: Ester Lince Napitupulu
Editor : Caroline Damanik
Sumber: