Kamis, 23 Oktober 2014

News / Edukasi

Kuliah Gelar Ganda di Indonesia dan Selandia Baru

Senin, 11 Maret 2013 | 08:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Untuk lebih memperkuat hubungan dua negara dalam bidang pendidikan, kerja sama Selandia Baru dan Indonesia melalui pertukaran mahasiswa semakin dipererat. Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia, David Taylor, mengatakan, saat ini kerja sama dikembangkan dalam bentuk kuliah dengan gelar ganda.

"Kemitraan yang saat ini dijalin berbentuk kuliah dengan gelar ganda, penelitian bersama, dan juga beasiswa," kata Taylor saat jumpa pers di Kedutaan Besar Selandia Baru, Jakarta, Kamis (7/3/2013).

Untuk gelar ganda sendiri telah dilakukan oleh beberapa universitas Indonesia dengan Selandia Baru seperti Victoria University of Wellington dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) yang kerap melakukan pertukaran mahasiswa dan profesor, Auckland University of Technology dengan Binus University, dan University of Canterbury dengan Institut Pertanian Bogor (IPB).

"Untuk Binus dan Auckland University, mahasiswa kuliah dulu selama dua tahun di Binus kemudian menyelesaikan di Auckland," ujar Taylor.

"Kalau untuk IPB dan Canterbury fokus pada bidang botani, satu tahun di Bogor dan satu tahun lagi Canterbury," tambahnya kemudian.

Tidak hanya itu, sebanyak 15 perjanjian baru terkait bidang pendidikan juga telah ditandatangani oleh kedua negara pada tahun lalu. Bahkan rencananya, pihak Selandia Baru akan datang kembali ke Indonesia dalam rangka Kelompok Kerja Sama Pendidikan pada bulan Agustus mendatang.

"Sebelumnya sudah pernah dilakukan di Selandia Baru pertemuan ini dengan wakil menteri pendidikan dan kebudayaan. Untuk lebih mempererat lagi, pihak Selandia Baru juga sedang mempersiapkan posisi manajer pendidikan pertama di Jakarta," ujarnya.

Perwakilan dari delapan universitas negeri yang ada di Selandia Baru sempat mengunjungi Indonesia pada tahun lalu. Taylor juga mengatakan bahwa saat ini mahasiswa Indonesia yang belajar di Selandia Baru tercatat baru 600 orang saja. Untuk itu, kemitraan ini terus dipererat agar semakin banyak lagi mahasiswa Indonesia yang bisa menikmati pendidikan berkualitas di Selandia Baru.

 


Penulis: Riana Afifah
Editor : Caroline Damanik