Tunda Kurikulum 2013 - Kompas.com

Tunda Kurikulum 2013

Didit Putra Erlangga Rahardjo
Kompas.com - 14/03/2013, 14:48 WIB

BANDUNG, KOMPAS - Pemerintah diminta menunda pemberlakuan Kurikulum 2013 karena belum disosialisasikan secara luas serta berbagai kesalahan substantif yang harus segera diperbaiki. Penundaan itu merupakan langkah realistis demi kebaikan pendidikan generasi penerus bangsa.

Rekomendasi itu disampikan Majelis Guru Besar (MGB) Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam diskusi terbuka yang digelar Rabu (13/3). Diskusi dihadiri, antara lain, Ketua MGB ITB Harijono Tjokronegoro, guru besar emeritus Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Jakarta Henry Alex Rudolf Tilaar, Guru Besar Ilmu Matematika ITB Iwan Pranoto, serta Guru Besar ITB Imam Buchori Zainuddin.

Diskusi itu menghasilkan rekomendasi yang menyetujui perlunya mengganti kurikulum, tetapi harus dilakukan dengan perancangan yang cermat dan dituntun oleh kaidah ilmiah.

Masukan yang mereka berikan untuk Kurikulum 2013 seperti perlunya menggunakan tata bahasa yang baik, bisa mengungkapkan gagasan dengan lugas dan sederhana, menunjukkan keterkaitan dasar filosofis dengan pelaksanaan pada tataran teknis, serta mencantumkan sikap dan nilai luhur kemanusiaan demi menghadapi tantangan masa depan. Menurut Harijono, usulan ini akan diajukan dalam rapat pleno majelis guru besar ITB.

Dinilai terburu-buru

Anggota Komisi X DPR, Rohmani, yang hadir dalam diskusi, mengatakan, pemberlakuan Kurikulum 2013 oleh pemerintah terbilang terburu-buru dan dipaksakan. Komisi X baru mendapat kabar mengenai Kurikulum 2013 menjelang akhir 2012, tapi baru mendapatkan dokumennya awal Maret 2013. Alokasi anggaran yang diajukan pun melonjak dari Rp 684 miliar menjadi Rp 2,4 triliun.

Rohmani khawatir, skema persetujuan di akhir masa pembahasan ini bisa mengulangi kasus korupsi di Hambalang. ”Fraksi Keadilan Sejahtera tengah mengupayakan agar partai bisa mengambil sikap untuk meminta penundaan pelaksanaan Kurikulum 2013,” ujar Rohmani.

Guru Besar ITB Bambang Hidayat menyebut pemerintah tidak pernah menyosialisasikan Kurikulum 2013 sebelumnya. Karena itu, dikhawatirkan pergantian kurikulum ini hanya proyek.

Tidak terkait

Imam Buchori menilai, redaksional Kurikulum 2013 menggunakan bahasa yang indah dan ideal, tapi tidak memiliki keterkaitan satu sama lain.

Tilaar memberi contoh Finlandia yang sukses dalam melakukan revolusi sistem pendidikan, yang dipersiapkan 40 tahun sebelumnya. Finlandia mengubah sistem pendidikan dengan memulainya dari lembaga pelatihan guru agar guru bisa mendidik murid dengan baik.

Iwan Pranoto menilai begitu banyak kata patuh pada Kurikulum 2013. Ini tidak dijumpai bila dibandingkan dengan kurikulum negara lain, seperti Qatar dan Australia. Padahal, kurikulum adalah dokumen mengenai proyeksi manusia sebuah negara pada masa mendatang. (eld)

 

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    PenulisDidit Putra Erlangga Rahardjo
    EditorCaroline Damanik
    Komentar

    Terkini Lainnya

    Berita Dunia Terpopuler, mulai Tank Mesir hingga Korea Utara

    Berita Dunia Terpopuler, mulai Tank Mesir hingga Korea Utara

    Internasional
    Rasa Syukur dan Ragam Kesenian di Lebaran Betawi yang Dimulai Hari Ini

    Rasa Syukur dan Ragam Kesenian di Lebaran Betawi yang Dimulai Hari Ini

    Megapolitan
    Syarief Hasan: Dapat Dipastikan Ke Depan, Demokrat-Gerindra Akan Selalu Bersama

    Syarief Hasan: Dapat Dipastikan Ke Depan, Demokrat-Gerindra Akan Selalu Bersama

    Nasional
    Sean Gelael Akan Jalani Tes F1 Keduanya bersama Toro Rosso

    Sean Gelael Akan Jalani Tes F1 Keduanya bersama Toro Rosso

    Olahraga
    Istanbul Diguyur Hujan Es Sebesar Bola Golf, 10 Orang Luka

    Istanbul Diguyur Hujan Es Sebesar Bola Golf, 10 Orang Luka

    Internasional
    Wanita AS Peras ASI 10 Jam Sehari untuk Menyumbang Bayi Prematur

    Wanita AS Peras ASI 10 Jam Sehari untuk Menyumbang Bayi Prematur

    Internasional
    Diduga Tarik Pungli, Kepala SMAN 27 Bandung Diamankan

    Diduga Tarik Pungli, Kepala SMAN 27 Bandung Diamankan

    Regional
    Pertamina Arden Berupaya Raih Hasil Positif di Hungaroring

    Pertamina Arden Berupaya Raih Hasil Positif di Hungaroring

    Olahraga
    Terpopuler Kompas.com: Ricko Bobotoh Meninggal, Sumbangan Ahok, dan Cerita Novel Baswedan

    Terpopuler Kompas.com: Ricko Bobotoh Meninggal, Sumbangan Ahok, dan Cerita Novel Baswedan

    Nasional
    Berita Populer Jakarta: Sumbangan dari Ahok hingga Pengendara Motor Ninja Lolos Razia di JLNT Casablanca

    Berita Populer Jakarta: Sumbangan dari Ahok hingga Pengendara Motor Ninja Lolos Razia di JLNT Casablanca

    Megapolitan
    Partai Demokrat Belum Pasti Ajukan Agus Yudhoyono untuk Pilpres 2019

    Partai Demokrat Belum Pasti Ajukan Agus Yudhoyono untuk Pilpres 2019

    Nasional
    Boko Haram Serang Tim Eksplorasi Minyak, 50 Tewas

    Boko Haram Serang Tim Eksplorasi Minyak, 50 Tewas

    Internasional
    Apa yang Dilakukan Agus Yudhoyono dalam Pertemuan SBY-Prabowo?

    Apa yang Dilakukan Agus Yudhoyono dalam Pertemuan SBY-Prabowo?

    Nasional
    Penataan Kolong Tol Dekat Kalijodo Ditargetkan Rampung Awal Oktober

    Penataan Kolong Tol Dekat Kalijodo Ditargetkan Rampung Awal Oktober

    Megapolitan
    Mengapa JLNT Antasari Tidak Diterobos Pengendara Motor?

    Mengapa JLNT Antasari Tidak Diterobos Pengendara Motor?

    Megapolitan
    Close Ads X