Kamis, 2 Oktober 2014

News / Edukasi

Pelayanan Kesehatan Jiwa Perlu Komprehensif

Rabu, 27 Maret 2013 | 18:49 WIB

DEPOK, KOMPAS.com - Keperawatan kesehatan jiwa memberi kontribusi kepada pelayanan kesehatan jiwa di Indonesia secara khusus di tiga tatanan pelayanan kesehatan yaitu rumah sakit jiwa, rumah sakit umum dan masyarakat. Diperlukan pelayanan kesehatan jiwa yang komprehensif yaitu promotif, preventif yang mencakup seluruh masyarakat, dengan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat menuju Indonesia sehat jiwa.

 

Untuk itu diharapkan melalui keperawatan kesehatan jiwa masyarakat (Community Mental Health Nursing/CMHN) yang bekerjasama secara terpadu dengan tim kesehatan lain khususnya dokter puskesmas dapat memberikan pelayanan yang komprehensif, holistik, kontinum, dan paripurna yang ditujukan pada semua masyarakat yang sehat jiwa.

 

Demikian pemaparan Budi Anna Keliat saat menyampaikan pidato berjudul Kontribusi Keperawatan Kesehatan Jiwa dalam Meningkatkan Pelayanan Kesehatan Jiwa di Indonesia. Pidato tersebut disampikan Budi berkaitan dengan pengukuhan dirinya sebagai Guru Besar Tetap bidang Keperawatan Jiwa dari Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) Universitas Indonesia pada upacara pengukuhan yang dipimpin oleh Pjs.Rektor UI Prof.Djoko Santoso di Balai Sidang UI kampus Depok pada Rabu (27/3/2013).

 

Budi memaparkan, beragam kegiatan telah dilakukan FIK UI dalam CMHN, salah satunya di wilayah bencana seperti gempa Padang, Aceh dan Bantul. Di daerah ini, FIK UI terlibat aktif sejak tahap emergensi (tanggap darurat) sampai tahap rehabilitasi kesehatan jiwa korban. Keberhasilan CMHN tersebut direplikasi di 17 provinsi dengan melatih 8-9 orang dari tiap provinsi di Pulau Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Papua dan lainnya.

 

Menurut Budi, melalui kontribusi keperawatan kesehatan jiwa diharapkan pelayanan kesehatan jiwa terealisasi di seluruh nusantara dalam mewujudkan yang sehat jiwa tetap sehat jiwa, yang risiko gangguan jiwa tidak gangguan jiwa, yang gangguan jiwa menjadi mandiri dan produktif serta bebas pasung dan akhirnya terwujud Indonesia Sehat Jiwa.

 


Penulis: Ester Lince Napitupulu
Editor : Rusdi Amral