Kendala Pendidikan di Papua: Banyak Guru Tinggal di Kota - Kompas.com

Kendala Pendidikan di Papua: Banyak Guru Tinggal di Kota

Kompas.com - 16/04/2013, 08:21 WIB

TIMIKA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Komisi E, Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), Maddu Mallu berpendapat, kendala pendidikan di Provinsi Papua bukan disebabkan minimnya jumlah guru namun karena sebaran guru yang tidak merata. Ditemui saat meninjau pelaksanaan ujian nasional di Sekolah Menengah Umum (SMU) Negeri 1 Timika, Senin siang (15/4/2013) Maddu Mallu mengaku banyak menemui sekolah yang minim tenaga pengajar di daerah pedalaman Papua. Sementara, dari peninjauan di sejumlah ibukota kabupaten jumlah guru justru berlebih.

"Kami banyak mendapati, sekolah yang hanya diisi oleh kepala sekolah dan seorang guru. Ini sangat memprihatinkan, karena informasi dari dinas terkait sudah ada penempatan guru di daerah terpencil, tapi kebanyakan justru tinggal di kota," jelas Maddu Mallu.

Mallu berharap Gubernur Papua yang baru dilantik, Lukas Enembe, bisa memperbaiki sejumlah hal yang menyebabkan guru enggan tinggal di pedalaman Papua, seperti menyediakan perumahanan yang layak, pembayaran gaji yang lancar selain memberikan tunjangan daerah terpencil.

"Kami pernah mendapati kasus di Kabupaten Merauke dan Asmat, sejumlah guru yang mengajar di daerah pedalaman menerima gaji setelah beberapa bulan dan untuk mengambil gajinya harus ke kota. Inilah yang membuat guru malas kembali ke tempat kerja," ujarnya.

Untuk membenahi sektor pendidikan di Papua, menurut Mallu, sejak beberapa tahun terakhir Pemerintah Provinsi Papua sudah bekerjasama dengan Surya Institute untuk mendidik tenaga pengajar eksakta, karena pelajaran ini termasuk kurang diminati di Papua. Ia mengatakan, saat ini Komisi E DPR Papua yang menangani bidang pendidikan dan kesehatan sedang aktif meninjau pelaksanaan pendidikan gratis dari alokasi 30 persen dana otonomi khusus Papua.

Ia mengaku masih menemukan temuan pungutan di tingkat sekolah di sejumlah kabupaten. Ia berharap, alokasi anggaran yang besar dapat terserap dengan baik sampai ke tingkat implementasi di lapangan.


EditorHeru Margianto
Komentar

Terkini Lainnya

Dilarang Melintas di Tol Jakarta-Cikampek, Truk DIkhawatirkan Lintasi Jalan Kalimalang

Dilarang Melintas di Tol Jakarta-Cikampek, Truk DIkhawatirkan Lintasi Jalan Kalimalang

Megapolitan
Jadi Wilayah Terluar, Kepulauan Riau Rawan terhadap Radikalisme dan Terorisme

Jadi Wilayah Terluar, Kepulauan Riau Rawan terhadap Radikalisme dan Terorisme

Regional
Dukung Anies Izinkan Becak, Wakil Ketua DPRD DKI Ini Punya 5 Becak

Dukung Anies Izinkan Becak, Wakil Ketua DPRD DKI Ini Punya 5 Becak

Megapolitan
Kisah Pilu TKW di Turki, Ditumpuk Seperti Kucing dan Disiksa hingga Tulang Iganya Patah

Kisah Pilu TKW di Turki, Ditumpuk Seperti Kucing dan Disiksa hingga Tulang Iganya Patah

Regional
Jual Diri ke Kaum Gay, Pria Ini Ditelanjangi lalu Dibuang di Jalan

Jual Diri ke Kaum Gay, Pria Ini Ditelanjangi lalu Dibuang di Jalan

Megapolitan
Menko Polhukam Gelar Rapat Soal Bantuan Indonesia untuk Negara Pasifik Selatan

Menko Polhukam Gelar Rapat Soal Bantuan Indonesia untuk Negara Pasifik Selatan

Nasional
Mediasi dengan KPU Belum Berhasil, PBB Siap Lawan di Sidang Adjudikasi

Mediasi dengan KPU Belum Berhasil, PBB Siap Lawan di Sidang Adjudikasi

Nasional
Kakek 61 Tahun Dilaporkan ke Polisi karena Cabuli 4 Bocah

Kakek 61 Tahun Dilaporkan ke Polisi karena Cabuli 4 Bocah

Regional
Menurut PKB, Ini Modal Jokowi untuk Naikkan Elektabilitas

Menurut PKB, Ini Modal Jokowi untuk Naikkan Elektabilitas

Nasional
M Taufik: Jadi Gubernur Pasti Banyak yang Laporin, Apalagi Banyak Belum Move On

M Taufik: Jadi Gubernur Pasti Banyak yang Laporin, Apalagi Banyak Belum Move On

Megapolitan
Maklumat Kapolda Kalbar: Pelaku Pembakaran Lahan Didenda Rp 10 Miliar

Maklumat Kapolda Kalbar: Pelaku Pembakaran Lahan Didenda Rp 10 Miliar

Regional
Terlibat Perselingkuhan, Wakil PM Australia Mengundurkan Diri

Terlibat Perselingkuhan, Wakil PM Australia Mengundurkan Diri

Internasional
Simpatisan Partai Republikan Dukung Penyebaran Senjata Api di AS

Simpatisan Partai Republikan Dukung Penyebaran Senjata Api di AS

Internasional
Perjalanan Daging Anjing di Medan, dari Pasar sampai Piring Makan (3)

Perjalanan Daging Anjing di Medan, dari Pasar sampai Piring Makan (3)

Regional
Hendak Menanduk Pemilik Mobil, Kambing Malah Tersangkut di Kemudi

Hendak Menanduk Pemilik Mobil, Kambing Malah Tersangkut di Kemudi

Internasional
Close Ads X