50 Peserta UN SMP di Semarang Absen - Kompas.com

50 Peserta UN SMP di Semarang Absen

Kompas.com - 25/04/2013, 23:01 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Dinas Pendidikan Kota Semarang mencatat 50 siswa sekolah menengah pertama (SMP) absen dalam pelaksanaan hari terakhir Ujian Nasional (UN) 2013.

"Alasan ketidakhadiran siswa bervariasi, namun kebanyakan mengundurkan diri, yakni sebanyak 31 orang," kata Ketua Panitia Penyelenggara UN Kota Semarang Taufik Hidayat di Semarang, Kamis (25/4/2013).

Ia menjelaskan peserta yang mengundurkan diri itu sebelumnya sudah tercatat dalam daftar nominasi tetap (DNT) peserta UN, namun kemudian mengundurkan diri karena sejumlah alasan yang disertakan.

"Kebanyakan beralasan karena kepentingan keluarga, misalnya pindah sekolah mengikuti tugas kerja orang tuanya, dan sebagainya. Namun, kami tidak menemukan peserta mundur karena menikah," katanya.

Dengan mundurnya 31 siswa itu, pihaknya tidak akan memasukkan dalam penghitungan sehingga tidak akan berpengaruh dalam penentuan persentase kelulusan, termasuk siswa yang meninggal dunia.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Disdik Kota Semarang itu menyebutkan satu siswa peserta UN yang meninggal dunia sehingga juga tidak dihitung dalam persentase kelulusan Kota Semarang.

"Untuk siswa yang sakit, kami mencatat sebanyak 13 orang sehingga berhalangan mengikuti UN. Mereka bisa mengikuti UN susulan yang digelar Senin (29/4/2013). Tentunya, kami berharap mereka bisa ikut," katanya.

Pelaksanaan UN SMP susulan, kata da, akan dipusatkan di SMP Negeri 2 dengan mekanisme yang sama seperti UN utama, seperti penggunaan sistem "barcode" dan paket soal yang masing-masing akan berbeda.

"Paket soal yang digunakan tetap 20 macam. Nanti kan dilihat saat pelaksanaan berapa yang hadir, yang jelas paket soal tetap 20 macam. Pengawas ruang ujian kami tugaskan guru dari berbagai SMP," katanya.

Selain itu, ia mengakui pada pelaksanaan hari terakhir UN SMP ada laporan kerusakan pada tiga lembar jawab, berasal dari SMP Negeri 18 Semarang, namun persoalan itu berhasil diatasi sehingga tidak merugikan siswa.

"Mereka meneruskan pekerjaan di lembar soal karena lembar jawabnya tidak lengkap. Tidak masalah, sebab sudah dicantumkan dalam berita acara pengawasan. Pemindai yang akan memindahkan ke lembar jawab baru," kata Taufik.


EditorBenny N Joewono
Komentar

Terkini Lainnya

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Megapolitan
Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal  Win Long BH 2998

Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal Win Long BH 2998

Regional
Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Regional
'Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres'

"Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres"

Nasional
India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

Internasional
Indonesia Mini di 'Kampus Toleransi' Salatiga

Indonesia Mini di "Kampus Toleransi" Salatiga

Regional
Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Regional
Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Megapolitan
Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Internasional
Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Regional
Gelar 'Gala Dinner' di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Gelar "Gala Dinner" di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Megapolitan
Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Regional
Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Regional
Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Regional
Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Regional
Close Ads X