Kamis, 18 September 2014

News / Edukasi

Pendaftaran SBMPTN 2013 Dibuka 13 Mei

Rabu, 1 Mei 2013 | 22:46 WIB

PADANG, KOMPAS.com - Panitia Lokal Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri Padang mengumumkan pendaftaran SBMPTN 2013 akan dibuka pada 13 Mei dan calon mahasiswa dapat mendaftar secara online melalui situs resmi http:sbmptn.or.id.

"Pendaftaran dibuka pada 13 Mei hingga 7 Juni. Ujian tulis pada 18-19 Juni dilanjutkan dengan ujian keterampilan bagi program studi khusus," kata Ketua Panitia Lokal SBMPTN Padang 2013, Prof Agus Irianto di Padang, Rabu (1/5/2013).

Ia menyampaikan hal itu pada sosialisasi SBMPTN 2013 kepada kalangan media masa yang dihadiri Rektor Universitas Negeri Padang Yanuar Kiram dan Wakil Rektor I Universitas Andalas Febrin Anas Ismail serta sejumlah panitia lokal.

Menurut dia, seleksi ini dapat diikuti oleh lulusan SMA sederajat tahun 2011, 2012 dan 2013 dengan syarat yang bersangkutan dinyatakan lulus pada ujian nasional.

Calon peserta dapat melihat tata cara pendaftaran serta mengunduh borang pendaftaran ujian mulai 30 April, namun sebelumnya harus membayar biaya ujian melalui Bank Mandiri.

Ia menyampaikan peserta membayar biaya ujian senilai Rp 175 ribu bagi kelompok saintek dan sosial humaniora serta Rp 200 ribu bagi kelompok ujian campuran.

Jika peserta memilih program studi yang mewajibkan ujian keterampilan maka calon peserta harus menentukan jumlah ujian yang diikuti maksimal tiga jenis serta membayar biaya tambahan Rp 150 ribu untuk setiap jenis.

Setelah melakukan pembayaran, peserta akan menerima PIN SBMPTN 2013 untuk kemudian melakukan pendaftaran secara online dengan mengisi borang elektronik yang ada pada situs resmi, serta mengunggah pas foto berwarna ukuran 4x6 cm dengan resolusi minimal 250 dpi atau 400x600 pixel.

Jika proses pengisian borang telah selesai, akan keluar kartu tanda bukti pendaftaran untuk kemudian dicetak dan harus dibawa saat ujian.

Berbeda dengan ujian tahun sebelumnya, pada tahun ini setiap pendaftar dapat memilih tiga program studi dengan syarat satu program studi yang dipilih harus merupakan perguruan tinggi negeri pada wilayah ujian.

"Jika pada tahun lalu ada kategori IPA, IPS dan IPC tahun ini diganti menjadi saintek, sosial humaniora dan campuran," kata dia.

Selain itu, saat mendaftar peserta sudah dapat mengetahui dimana lokasi ujian sehingga dapat mengantisipasi keterlambatan pada hari pelaksanaan. Ia menambahkan, calon peserta harus teliti dalam mengikuti setiap tahapan dan pastikan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.


Editor : Benny N Joewono
Sumber: