Metode Tematik Integratif Digelisahkan - Kompas.com

Metode Tematik Integratif Digelisahkan

Kompas.com - 02/05/2013, 03:55 WIB

Jakarta, Kompas - Kurikulum 2013 yang akan menggunakan metode tematik integratif dalam penyampaian mata ajar dinilai membingungkan. Tidak hanya bagi penulis buku teks dan penerbit buku, tetapi juga bagi guru sebagai ujung tombak pelaksanaan kurikulum di ruang kelas.

Itu mengemuka pada diskusi pendidikan ”Quo Vadis Pendidikan Indonesia? Suatu Tinjauan Berdasarkan Rencana Pemerintah Melaksanakan Kurikulum 2013” yang diadakan IKAPI DKI Jakarta, Rabu (1/5), di Jakarta.

Guru peserta diskusi mengeluhkan pengalaman perubahan kurikulum. Perubahan itu tidak diikuti pelatihan pembelajaran serius bagi guru agar mampu mengaplikasikan kurikulum.

”Keberhasilan implementasi kurikulum ada di tangan guru di ruang kelas. Yang terpenting saat ini, bagaimana guru bisa menyampaikan materi dengan cara tematik integratif secara tepat di kelas,” kata pelatih guru Itje Chodidjah.

Yang kini terjadi, kata dia, rata-rata guru tak memikirkan kurikulum. Pada saat tidak paham, biasanya guru akan mundur.

Buku pegangan

Kemarin, diskusi juga menyoroti buku pegangan Kurikulum 2013 untuk guru dan siswa yang disiapkan pemerintah, yang dikhawatirkan tidak efektif. Guru justru khawatir tidak akan kreatif. Padahal, pemerintah berniat memudahkan guru dan siswa dengan membuat buku pegangan atau buku teks.

Guru Besar Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta Soedijarto mengatakan, penulisan buku sekarang hanya berorientasi buku pegangan dengan menyesuaikan kebutuhan/standar ujian nasional. Akibatnya, buku yang ditulis tidak merangsang kemampuan berpikir imajinatif dan kreatif, hanya hafalan.

”Jangan hanya kejar buku pegangan. Guru dan siswa harus diperkaya bacaan, buku rujukan, dan buku sumber,” kata dia.

Menurut Itje, rata-rata guru tak memegang naskah kurikulum, silabus, atau rencana pembelajaran di kelas. Hanya memegang satu buku pegangan.

”Itu pun guru maunya segera diselesaikan tanpa peduli siswanya paham atau tidak,” ujarnya.

Menurut Soedijarto, sejak tahun 1947, Indonesia sembilan kali ganti kurikulum. Umumnya karena perubahan politik/landasan hukum penyelenggaraan pendidikan nasional.

Secara teoretis, perubahan kurikulum seyogianya dilakukan setelah penilaian, seperti Kurikulum 1975. ”Perubahan berkali-kali tak berdampak perbaikan mutu pendidikan,” ujarnya.

Menurut Itje, penerbit buku seharusnya bisa mencari makna sebenarnya dari tematik integratif. ”Saatnya penerbit profesional,” kata dia. (LUK)

Editor

Terkini Lainnya

Aris Wahyudi akan Dijerat Pasal Pornografi dan Perdagangan Orang

Aris Wahyudi akan Dijerat Pasal Pornografi dan Perdagangan Orang

Megapolitan
Wiranto Minta Polemik Pembelian 5.000 Senjata Ditutup

Wiranto Minta Polemik Pembelian 5.000 Senjata Ditutup

Nasional
Napi Narkoba Kabur Saat Hujan Deras dan Mati Listrik di Lapas Parepare

Napi Narkoba Kabur Saat Hujan Deras dan Mati Listrik di Lapas Parepare

Regional
Beban Kerja dan Penyerapan Anggaran Tiap SKPD Berbeda, DPRD DKI Usul Skema TKD Dirombak

Beban Kerja dan Penyerapan Anggaran Tiap SKPD Berbeda, DPRD DKI Usul Skema TKD Dirombak

Megapolitan
Poltracking: Elektabilitas Nurdin Halid-Aziz Tertinggi Jelang Pilgub Sulsel

Poltracking: Elektabilitas Nurdin Halid-Aziz Tertinggi Jelang Pilgub Sulsel

Regional
TNI AU Tak Bermaksud Sanggah Pernyataan Panglima Soal Senjata Ilegal

TNI AU Tak Bermaksud Sanggah Pernyataan Panglima Soal Senjata Ilegal

Nasional
Luruskan Pernyataan Panglima, Wiranto Sebut 500 Pucuk Senjata untuk Pendidikan BIN

Luruskan Pernyataan Panglima, Wiranto Sebut 500 Pucuk Senjata untuk Pendidikan BIN

Nasional
Start dari Urutan Ke-5, Marquez Juarai Balapan GP Aragon

Start dari Urutan Ke-5, Marquez Juarai Balapan GP Aragon

Olahraga
Sejak Pertama Kali Diluncurkan, Nikahsirri.com Dapat 2.700 Klien

Sejak Pertama Kali Diluncurkan, Nikahsirri.com Dapat 2.700 Klien

Megapolitan
Survei Pilkada Jatim: Pemilih 'Cuek' ke Khofifah, yang 'Galau' ke Gus Ipul

Survei Pilkada Jatim: Pemilih "Cuek" ke Khofifah, yang "Galau" ke Gus Ipul

Regional
Begini Modus Operasi Dugaan Pornografi di Situs Nikahsirri.com

Begini Modus Operasi Dugaan Pornografi di Situs Nikahsirri.com

Megapolitan
Kadis Perumahan DKI: Kalau Dia Membubarkan Ibadah Lagi, Keluarkan dari Rusun

Kadis Perumahan DKI: Kalau Dia Membubarkan Ibadah Lagi, Keluarkan dari Rusun

Megapolitan
Panjat Tembok, Napi Narkoba Kabur dari Lapas Kelas II Kota Parepare

Panjat Tembok, Napi Narkoba Kabur dari Lapas Kelas II Kota Parepare

Regional
Diduga Tidak Bisa Berenang, Santri Cilik Tewas Tenggelam

Diduga Tidak Bisa Berenang, Santri Cilik Tewas Tenggelam

Regional
Daftar Juara Jepang Terbuka 2017, Indonesia Raih Satu Gelar

Daftar Juara Jepang Terbuka 2017, Indonesia Raih Satu Gelar

Olahraga


Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM