Sabtu, 20 September 2014

News / Edukasi

UN Kesetaraan Paket A di Pandeglang Diikuti 32

Senin, 6 Mei 2013 | 07:07 WIB

PANDEGLANG, KOMPAS.com - Ujian nasional (UN) kesetaraan paket A di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, diikuti 32 orang yang merupakan peserta didik dari dua Pusat Kegiatan Belajar Masyarat (PKBM) di daerah itu.

"Untuk peserta UN paket A hanya ada 32 orang, yang berasal dari PKBM Bina Insani dan Berdikari," kata Kepala Seksi Kurikulum Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang, Sutoto ketika dikonfirmasi di Pandeglang, Minggu (5/5/2013).

Pelaksanaan UN paket A, kata dia, akan digelar tiga hari, yakni 6-8 Mei 2013 yang waktunya setelah UN reguler atau siswa sekolah dasar (SD). "Jadwal dan mata pelajaran yang di-UN-kan sama dengan anak SD, hanya waktunya saja yang berbeda. Kalau SD pagi, paket A siang," katanya.

Bidang pelajaran yang di-UN-kan, untuk hari Senin bahasa indonesia, kemudian matematik dan terakhir ilmu pengetahuan alam. Mengenai peserta UN tingkat SD, menurut dia, sebanyak 26.154 orang, dari seluruh sekolah yang tersebar di 35 kecamatan di Kabupaten Pandeglang.

Untuk UN SD dan paket A, kata dia, pelaksanaannya tim panitia dari Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang, jadi tidak oleh kalangan perguruan tinggi seperti pada UN tingkat SMA/sederajat dan SLTP.

Namun, kata dia, untuk soal ujian dikirim dari pusat dan dibuat 20 paket per ruangan, atau sama dengan UN SMA/sederajat serta SLTP.

Ia juga menjelaskan, pelaksanaan UN bagi SD dan paket A sifatnya hanya untuk mengukur standar kemampuan siswa. Nilai dari UN nanti akan digabungkan dengan nilai sekolah baru kemudian ditentukan kelulusan siswa.

Mengenai penentuan kelulusan siswa, menurut dia, untuk tingkat SD sepenuhnya diserahkan pada hasil rapat dari dewan guru pada sekolah masing-masing.

"Aturannya memang seperti itu. Tingkat kelulusan diserahkan pada hasil rapat dewan guru dengan mempertimbangkan nilai gabungan dari hasil UN serta nilai di sekolah," ujarnya.


Editor : Benny N Joewono
Sumber: