Jumat, 31 Oktober 2014

News / Edukasi

Manajemen Bisnis ITS Bawa Pengusaha ke Ruang Kuliah

Rabu, 22 Mei 2013 | 11:30 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Program Studi Manajemen Bisnis Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menggandeng para pengusaha dalam Himpunan Pengusaha (Hipa) ITS melalui penandatanganan nota kesepahaman di Gedung Rektorat, akhir pekan lalu. Melalui kerja sama ini, jurusan yang berada di bawah naungan Jurusan Teknik Industri ini diharapkan bisa mencetak pengusaha tangguh di bidang teknologi dan sains.

Imam menjelaskan program studi ini telah melangsungkan kegiatan akademik sejak dua tahun lalu, dan telah mengantongi izin pendirian dari Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemdikbud pada akhir tahun 2012.

Pada tahun ini, program studi Menajemen Bisnis juga masuk dalam daftar Seleksi Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Negeri (SMBPTN) 2013 dan Seleksi Masuk ITS (SMITS) 2013. Untuk biaya kuliah, Imam menjamin besaran yang terjangkau dibandingkan dengan program pendidikan serupa di perguruan tinggi lain.

"Prodi baru itu diharapkan dapat mencetak lulusan yang berkompetensi sebagai entrepreneur, entrepreneur manager, dan social enterprises," kata Ketua Prodi Manajemen Bisnis ITS, Imam Baihaqi di Surabaya.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut, kurikulum dalam program studi ini akan didominasi oleh konsep entrepreneurship courses, social context, serta business and management. Kegiatan belajar-mengajar tidak hanya dilakukan di dalam kelas, tetapi juga di luar kelas.

Dengan kerja sama ini, pendidikan juga melibatkan alumni-alumni yang sudah terjun sebagai pengusaha. Para alumi yang sudah menjadi pengusaha akan diminta untuk memberikan materi perkuliahan.

"Hipa ITS dapat memberi dukungan sebagai business advisory board serta memberi bantuan ’networking’ kepada peserta didik," tambahnya.

Fondasi kuat

Sementara itu, Ketua Badan Kerja Sama Inovasi dan Bisnis Ventura (BKIBV) ITS Ir Surjo Widodo MSc menjelaskan kerja sama ITS-Hipa ITS itu dapat menjadi fondasi yang kuat bagi ITS untuk lebih mengembangkan dunia kewirausahaan.

"Kerja sama ITS dengan Hipa ITS itu meliputi penyediaan pemateri untuk stadium general entrepreneurship, bantuan pembiayaan proposal bisnis mahasiswa, dan pengembangan semangat inkubasi bisnis di lingkungan kampus ITS," tandasnya.

Saat menandatangani kerja sama itu (18/5), Ketua Umum Hipa ITS, Kristono, mengatakan Hipa ITS dalam waktu dekat akan membentuk Yayasan Hipa ITS sebagai business angels yang mampu memberikan modal ventura.

"Yayasan ini akan memberi penyertaan modal kepada proposal-proposal bisnis mahasiswa yang dianggap layak, tapi modal itu tidak sebagai ’charity’, melainkan modal itu harus ditangani sebagai kepentingan ’business to business’," kata mantan direktur Telkom itu.

Sejak 2009, ITS telah mewajibkan mata kuliah "technopreneurship" dalam kurikulum dan Inkubator Bisnis ITS juga telah banyak membantu dengan menaungi sedikitnya 45 ’tenant’ bisnis dari mahasiswa.

ITS juga telah memiliki "TEDx" yang merupakan program inspirasi dengan mendatangkan narasumber dari dalam dan luar ITS, bahkan TEDx ITS yang kedua sudah digelar di Auditorium Pascasarjana ITS (18/5) dengan mengundang inspirator Stefan S Handoyo, Hendro Nurhadi, Irfan Asy¿ari Sudirman, dan sebagainya.

 


Editor : Caroline Damanik
Sumber: