Jumat, 18 April 2014

News / Edukasi

Disdik Surabaya Terapkan TPA untuk Sekolah Kawasan

Senin, 3 Juni 2013 | 01:02 WIB

Baca juga

SURABAYA, KOMPAS.com  Dinas Pendidikan Kota Surabaya menerapkan Tes Potensi Akademik (TPA) pada seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru 2013 di sekolah kawasan (unggul) sebagai upaya meningkatkan dan meratakan mutu pendidikan di Surabaya.

Kepala Dinas Pendidikan Surabaya M Ikhsan, Minggu (2/6/2013), mengatakan, sebagai langkah awal, sekolah eks Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI), yakni 11 SMP dan 12 SMA, akan menjadi sekolah prioritas menerapkan sekolah kawasan.

"Tidak ada tujuan lain, visi kami hanya ingin memajukan dan memeratakan mutu pendidikan di Surabaya," kata Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, M Ikhsan, Minggu (2/6/2013).

Menurut dia, sekolah kawasan menjadi sekolah paling banyak dilirik siswa karena kualitasnya yang menjanjikan. Sekolah kawasan dianggap mampu memenuhi kualitas kebutuhan pendidikan sehingga menjadi jujugan para siswa dan orangtua untuk memilihnya.

Karena jumlah peminat dan daya tampung yang berbeda, untuk bisa masuk sekolah kawasan, akan dilakukan seleksi. Dinas Pendidikan Surabaya akan menggunakan dua alat seleksi yang satu sama lain bersifat saling melengkapi, yaitu nilai ujian nasional (UN) dan nilai Tes Potensi Akademik (TPA) yang digunakan dalam seleksi masuk sekolah kawasan.

Penggunaan penilaian berbasis pada kemampuan yang dilakukan dengan TPA dikombinasikan penilaian berbasis pada prestasi belajar hasil UN, lanjut dia, akan mampu meningkatkan kualitas pendidikan di Surabaya.

Sekolah kawasan ini, lanjut dia, nantinya akan diterapkan secara keseluruhan di Surabaya. Oleh karena itu, TPA digunakan untuk melengkapi hasil nilai UN dalam proses seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2013 pada jalur kawasan.

"Dengan TPA, potensi siswa bisa diketahui sejak dini. Artinya, dalam perkembangan berikutnya, sekolah dapat mengembangkan potensi siswa, baik akademik maupun nonakademik, sesuai dengan potensi yang dimiliki berdasarkan profil dari hasil TPA," katanya.

Tes TPA yang akan dipergunakan untuk seleksi masuk SMP dan SMA kawasan akan mengukur tiga kemampuan berpikir siswa, yakni verbal, numerikal, dan figural.

Verbal akan mengukur kemampuan pemahaman dan bernalar dengan menggunakan bahasa, sedangkan numerikal mengukur kemampuan pemahaman dan bernalar dengan menggunakan angka, serta figural mengukur pemahaman dan bernalar dengan menggunakan gambar.

 


Editor : Benny N Joewono
Sumber: