Untuk S-2 dan "Short Course", Beasiswa StuNed Dibuka Sampai Maret 2015! - Kompas.com
BrandzView

Untuk S-2 dan "Short Course", Beasiswa StuNed Dibuka Sampai Maret 2015!

Latief
Kompas.com - 14/11/2014, 13:50 WIB
www.shutterstock.com StuNed merupakan program beasiswa yang diberikan oleh pemerintah Belanda untuk untuk mendanai studi pelajar Indonesia untuk gelar master (S-2) atau short course. Ini adalah beasiswa berbasis prestasi yang berfokus pada berbagai faktor keunggulan, mulai akademik, jenjang karir, penghargaan dan prestasi penting lainnya.
MAKASSAR, KOMPAS.com - Nuffic Neso Indonesia (Netherlands Education Support Office) menawarkan para profesional muda Makassar dan daerah lain di Sulawesi serta Indonesia timur untuk mendaftar program beasiswa StuNed (Studeren in Nederlands) atau Studi di Belanda. Pendaftaran beasiswa StuNed sudah dibuka dan batas waktu pendaftarannya sampai 15 Maret 2015 untuk program master (S-2) dan 1 Maret 2015 untuk short course.

"Belanda bisa menjadi destinasi menarik untuk melanjutkan studi karena kedekatan sejarah dan budaya antara Indonesia. Belanda seperti 'rumah' bagi pelajar Indonesia," ujar Direktur Neso Indonesia, Mervin Bakker, dalam paparan beasiswa StuNed di Gedung PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan XIII, Panakukkang, Makassar.

Mervin mengatakan, dengan suasana belajar yang internasional dan toleran, Belanda dapat menjadi tempat yang nyaman untuk belajar. Apalagi, banyak beasiswa ditawarkan, baik dari pemerintah Belanda maupun pihak lain untuk mendukung studi para pelajar Indonesia di sana.

StuNed sendiri merupakan program beasiswa yang diberikan oleh pemerintah Belanda untuk untuk mendanai studi pelajar Indonesia untuk gelar master (S-2) atau short course. Ini adalah beasiswa berbasis prestasi yang berfokus pada berbagai faktor keunggulan, mulai akademik, jenjang karir, penghargaan dan prestasi penting lainnya.

"Ada area prioritas khusus untuk bidang studinya, yaitu yang terkait kerjasama bilateral antara pemerintah Belanda dan Indonesia, yaitu pengelolaan air, ketahanan pangan, sektor ekonomi, sektor judisial dan hak asasi manusia," kata Mervin.

Kriteria

Koordinator beasiswa Neso, Indy Hardono, menuturkan panitia seleksi StuNed akan memilih kandidat terbaik yang memilih bidang studi atau bekerja di lima area prioritas kerjasama bilateral. Program beasiswa ini bertujuan mencari kandidat yang berpotensi menjadi pemimpin masa depan Indonesia.

Indy menuturkan, pendaftarannya sudah dibuka dengan batas waktu sampai 15 Maret 2015 untuk program master (S-2) dan 1 Maret 2015 untuk short course.

"Tapi, untuk memenuhi persyaratan pendaftaran, pelamar harus lebih dulu punya surat penerimaan atau Letter of Acceptance dari universitas di Belanda. Kami harapkan calon pelamar mendaftarkan sesegera mungkin ke universitas Belanda," ujar Indy.

Bagi yang tertarik, informasi lebih lanjut mengenai StuNed dan program studi di Belanda dapat di lihat di www.nesoindonesia.or.id/stuned. Calon mahasiswa Indonesia juga dapat menghubungi staf Nuffic Neso Indonesia untuk konseling gratis.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisLatief
EditorLatief
Komentar

Terkini Lainnya