Mahasiswa Untag Surabaya Ciptakan Aplikasi Pembelajaran Piano - Kompas.com

Mahasiswa Untag Surabaya Ciptakan Aplikasi Pembelajaran Piano

Kompas.com - 05/08/2015, 20:29 WIB
www.shutterstock.com Piano yang sudah berumur, tuts-nya kadang berwarna agak kekuningan. Tak perlu tukang khusus untuk membersihkannya, Anda pun bisa melakukannya sendiri.

SURABAYA, KOMPAS.com - Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya Happy Tri Pamungkas menciptakan aplikasi pembelajaran piano berbasis android yang ditujukan untuk anak-anak dengan harapan gemar dan mahir bermain alat musik.

"Aplikasi ini bukan hanya bermain piano, tapi juga bagaimana cara pembelajaran dasarnya, sampai ada sejarah tentang alat musik ini," ujarnya ketika ditemui di kampus Untag Surabaya, Rabu.

Dengan hadirnya aplikasi berbasis android ini, kata dia, diharapkan anak-anak bisa mahir bermain piano tanpa harus mengeluarkan biaya mahal untuk membayar tenaga pendidik.

Mahasiswa semester tujuh tersebut mengatakan, pembuatan aplikasi ini juga merupakan tugas akhir dari perkuliahannya dan membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk membuatnya menjadi sempurna.

"Proses pembuatan aplikasi ini membutuhkan waktu hingga lima bulan, tiga bulan di antaranya untuk memasukkan chord karena harus mengerti tuts, fungsi dan yang paling penting gambarnya dibuat semenarik mungkin untuk anak-anak," ucapnya.

Pemuda 23 tahun tersebut mengatakan, banyak aplikasi yang dijual di "google play store" android untuk bermain piano, namun kebanyakan berkutat pada permainannya saja.

"Kalau ini bedanya tidak hanya bermain, tapi juga belajar, termasuk ada penjelasan tentang sejarah piano. Sehingga anak yang memainkannya juga menambah ilmu dari aplikasi ini," katanya.

Ia juga mengaku sengaja membuat aplikasi dengan sasaran anak-anak karena daya mengingatnya lebih baik dan suka bermain sembari belajar.

Mahasiswa jurusan Teknik Informatika tersebut menjelaskan penelitian ini menggunakan perancangan metodologi penelitian perangkat lunak menggunakan metode pretotipe, sedangkan untuk pemodelan datanya menggunakan metode berorientasi objek.

"Alat bantu yang digunakan untuk menganalisis penyusunan menggunakan Unified Modelling Language. Kemudahan yang didapatkan dalam aplikasi ini adalah bertambahnya alat bantu untuk belajar yang sebelumnya hanya menggunakan buku," katanya.

Sementara itu, salah seorang anak yang sudah belajar menggunakan aplikasi ini, yakni Danastri Hanifa Mahira mengaku senang dengan adanya permainan piano di aplikasi.

"Enaknya bisa belajar dan bermain, sambil lihat-lihat gambar di android," kata bocah berusia enam tahun itu.

EditorHindra Liauw
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM