Hubungan RI-Belanda Semakin Erat - Kompas.com

Hubungan RI-Belanda Semakin Erat

Latief
Kompas.com - 23/11/2016, 16:55 WIB
M LATIEF/KOMPAS.com Perdana Menteri Kerajaan Belanda Mark Rutte dan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi berfoto bersama ratusan alumni perguruan tinggi Belanda pada acara 'Young Leaders & Alumni Reception" di Fairmont Hotel, Selasa (22/11/2016) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Perdana Menteri Kerajaan Belanda Mark Rutte mengaku senang dan bangga berada di antara ratusan alumni perguruan tinggi Belanda pada acara 'Young Leaders & Alumni Reception" di Fairmont Hotel, Selasa (22/11/2016) malam. Rutte mengatakan hubungan diplomatik antara Indonesia dan Belanda akan terus berjalan dalam bentuk kerjasama lainnya, termasuk di bidang pendidikan.

"Saya lega sekali berada di sini dan saya berharap pertemuan ini juga bisa menggabungkan program dan ide-ide baru dalam hubungan kedua negara," ujar Rutte.

Hadir pada malam itu Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi; Direktur Pendidikan Tinggi - Kementerian Sains dan Budaya Kerajaan Belanda, Feite Hofman; Ketua Ikatan Keluarga dan Alumni Nederland, Theo Lekatompessy; serta Direktur Netherlands Education Support Office (Nuffic Neso Indonesia) Mervin Bakker.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, dalam sambutannya memuji hubungan diplomatik antara kedua negara. Dia menilai hubungan diplomatik RI-Belanda sangat baik dan menjadi rekanan penting dalam urusan bisnis dan perdagangan. Khusus di bidang pendidikan pun mantan duta besar RI di Belanda ini mengaku sangat baik dan semakin maju.

"Kita dan Belanda punya hubungan panjang, long term, khususnya untuk hubungan diplomatik. Kita sudah punya kerjasama untuk diplomatic training selama 12 tahun," ujar Retno. 

Sementara untuk pendidikan, lanjut Menlu, kerjasama dengan Belanda perlu terus ditingkatkan. Sampai saat ini ada 10.000 lebih alumni Indonesia dari perguruan-perguruan tinggi di Belanda.

Berdasarkan data Pre Departure Briefing tahun ini, 500 pelajar Indonesia melanjutkan studi di Belanda. Sebagian besar atau 50 persen dari peserta yang akan melanjutkan studi itu mendapat beasiswa dari Pemerintah Indonesia, sementara 25 persen lainnya meraih beasiswa dari universitas atau Pemerintah Belanda. Adapun sisanya melanjutkan studi di Belanda dengan biaya pribadi.

PenulisLatief
EditorLatief
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM