19 Staf Kementerian Keuangan Raih Beasiswa ke Belanda - Kompas.com

19 Staf Kementerian Keuangan Raih Beasiswa ke Belanda

Latief
Kompas.com - 17/04/2017, 17:49 WIB
Dok Nuffic Neso Indonesia Pemerintah Belanda memberikan beasiswa StuNed Tailor-Made Training (StuNed-TMT) kepada 19 staf Kementerian Keuangan untuk mengikuti pelatihan Performance Measurement in State Budgeting System di Ecorys, Rotterdam, Belanda.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Belanda memberikan beasiswa kepada 19 staf Kementerian Keuangan. Beasiswa diberikan melalui Nuffic Neso Indonesia itu berupa skema StuNed Tailor-Made Training (StuNed-TMT) untuk mengikuti pelatihan Performance Measurement in State Budgeting System di Ecorys, Rotterdam, Belanda.

Pelaksanaan pelatihan tersebut dilaksanakan mulai Minggu (16/4/2017) sampai Jumat (5/5/2017) mendatang. Pelatihan akan menitikberatkan pada peningkatan kapasitas staf Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) dan Pusdiklat Anggaran dan Perbendaharaan, serta direktorat terkait lainnya di Kementerian Keuangan.

"Pelatihan ini penting, karena didesain sesuai kebutuhan dan lengkap terkait performance-based budgeting mulai tahap perncanaan sampai pelaporannya," ujar Kepala BPPK, Astera Primanto Bhakti, Minggu.

Astera menambahkan, nantinya pengembangan materi pelatihan tersebut tidak hanya akan disebarkan dalam lingkungan kementerian saja, tapi juga kepada seluruh jajaran kementerian di negeri ini melalui pendidikan dan pelatihan keuangan di BPPK.

Direktur Nuffic Neso Indonesia, Mervin Bakker, menambahkan bahwa ini merupakan pelatihan kedua bagi BPPK. Hal itu akan mempertegas hubungan dan saling mendukung antara kedua pihak.

"Saya berharap hubungan dan kerjasama bilateral ini terus berlangsung dan hasil pelatihan ini nantinya bisa menjadi pijakan untuk pembangunan sumber daya manusia di BPPK dan Kementerian Keuangan, serta kementerian lainnya di sini (Indonesia)," ujar Mervin.

Seperti diketahui, StuNed (Studeren in Nederland) atau studi di Belanda merupakan program beasiswa sebagai bagian dari kebijakan kerjasama pembangunan Pemerintah Belanda. Kerangka kerjasama bilateral ini tercantum dalam Multi-Annual Policy Framework 2014 – 2017 yang terdiri dari enam bidang prioritas yaitu Perdagangan International, Keuangan dan Ekonomi (International Trade, Finance and Economics), Transportasi, (Agro)logistik dan Infrastruktur (Transport, (Agro)logistics and Infrastructure), Keamanan dan Penegakan Hukum (Security and Rule of Law), Air (Water), Agro-pangan dan Hortikultura (Agro-food and Horticulture), dan Manajemen Kesehatan (Health Management).

PenulisLatief
EditorLatief
Komentar