Gagal Daftar SBMPTN 2017? Mungkin, Ini Penyebabnya... - Kompas.com

Gagal Daftar SBMPTN 2017? Mungkin, Ini Penyebabnya...

Aningtias Jatmika
Kompas.com - 25/04/2017, 14:23 WIB
Kompas.com/Markus Yuwono suasana simulasi SBMPTN di Auditorium Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - Pendaftaran online Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 telah dibuka sejak 11 April 2017 lalu. Namun, laporan kesalahan pengisian masih diterima panitia.

Seperti tertulis dalam siaran pers yang diterima Kompas.com (Jumat (21/4/2017) lalu, Panitia Lokal (Panlok) 34 Bandung menjelaskan, kesalahan terbanyak yang ditemukan di antaranya kesalahan mengisi tahun SMA dan kesalahan memilih panlok terdekat dengan domisili peserta.

Tak hanya itu. Banyak juga peserta yang salah memilih PTN atau jurusan, kesalahan mengisi data borang, hingga foto yang tidak tercetak. Akibatnya, peserta harus mengulang pendaftaran sehingga mendapatkan slip pembayaran baru.

Untuk menghindari kesalahan-kesalahan tersebut, Panlok 34 mengimbau kepada seluruh peserta agar lebih teliti lagi dalam melakukan pendaftaran SBMPTN. Calon peserta sebaiknya memperhatikan hal-hal berikut ini:

Data

Siapkan data-data yang dibutuhkan untuk pendaftaran SBMPTN 2017 yang terdiri dari:

  • Biodata peserta;
  • Data pendidikan peserta (data pendidikan SMTA);
  • Data pilihan PTN/jurusan

Foto

Siapkan foto dengan ukuran yang tidak terlalu besar, karena akan berpengaruh pada kejelasan foto. Foto sebaiknya berkukuran kurang lebih 100 Kb.

Teliti

Teliti mengisi data borang, terutama nama lengkap yang arus sesuai yang tercantum pada ijazah. Perhatikan pengisian data pilihan PTN, sebab urutan pilihan menunjukkan prioritas. Pilihan PTN tidak bisa diubah apabila peserta telah melakukan finalisasi pendaftaran.

Pembayaran

Data borang sudah terisi dengan benar, foto sudah tepat, dan pilihan jurusan/PTN juga sudah sesuai harapan, lalu jangan sampai peserta lupa atau terlambat bayar.

Begitu pengisian data diri selesai, peserta akan memperoleh slip pembayaran yang memuat Kode Akses Pendaftaran (KAP), PIN, dan kode pembayaran.

Peserta hanya memiliki waktu 3 hari untuk melakukan pembayaran di Bank Mandiri, BNI, atau BTN. Jika dalam waktu 3 hari peserta tidak melakukan pembayaran, Slip Pembayaran tidak berlaku lagi sehingga peserta harus mendaftar kembali untuk mendapatkan Slip Pembayaran baru.

Tiga jalur PTN

Berdasarkan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 126 Tahun 2016 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana pada Perguran Tinggi Negeri, diatur sejumlah pola penerimaan mahasiswa baru.

Pertama, jalur SNMPTN, yaitu seleksi berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik calon mahasiswa. Pendaftaran SNMPTN telah berlangsung pada 15 Maret hingga 15 April 2017. Hasil seleksi ini akan diumumkan besok, Rabu (26/4/2017).

Baca: Ingat... Hasil SNMPTN Diumumkan 26 April 2017!

Kedua, SBMPTN, yaitu seleksi berdasarkan hasil ujian tertulis dengan metode cetak (paper based testing) atau komputer (computer based testing), atau kombinasi hasil ujian tertulis dan ujian keterampilan calon mahasiswa.

Pendaftaran SBMPTN dibuka sejak 11 April hingga 5 Mei 2017 mendatang. Sementara itu, ujian tertulis akan dilaksanakan pada 16 Mei sedangkan ujian keterampilan (bagi peserta yang memilih program studi tertentu) dilaksanakan pada 17 dan/atau 18 Mei 2017.

Ketiga, seleksi mandiri yang dilaksanakan hanya satu kali oleh masing-masing PTN setelah pengumuman SBMPTN. Seleksi mandiri, salah satunya dengan menggunakan nilai hasil tes SBMPTN yang difasilitasi oleh Panitia Pusat.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisAningtias Jatmika
EditorLatief
Komentar