Bocoran SNMPTN 2017, PTN Mana yang Paling Banyak Menerima Peserta? - Kompas.com

Bocoran SNMPTN 2017, PTN Mana yang Paling Banyak Menerima Peserta?

Cahyu Cantika Amiranti
Kompas.com - 26/04/2017, 13:38 WIB
KOMPAS.com/CAHYU CANTIKA AMIRANTI Konferensi pers pengumuman SNMPTN 2017. Pengumuman resmi akan dilaksanakan pada Rabu (26/4/2017) pukul 14.00.


KOMPAS.com-
Hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) secara resmi akan diumumkan pada Rabu (26/4/2017) pukul 14.00.

Sambil menanti pengumuman, panita membocorkan bahwa Universitas Halu Uleo merupakan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang paling banyak menerima peserta. PTN yang terletak di Kendari, Sulawesi Tenggara ini menerima 3 .174 siswa dan tercatat dalam rilis yang diterima Kompas.com.

Lebih lanjut, Universitas Halu Uleo juga menempati peringkat pertama sebagai penerima siswa pendaftar Bidikmisi paling banyak. Sejumlah 1.477 pendaftar Bidikmisi diterima di sana.

Sementara itu, Universitas Brawijaya menduduki urutan kedua penerima pendaftar SNMPTN terbanyak. Dari total 33.950 pendaftar, 3.083 siswa diterima di PTN ini.

Peringkat ketiga ditempati oleh Universitas Diponegoro dengan jumlah siswa diterima 2.484 orang. Urutan selanjutnya dipegang oleh Universitas Negeri Padang. PTN ini menerima 2.390 siswa.

Meski memiliki jumlah pendaftar paling banyak, Universitas Padjajaran (Unpad) ternyata berada di peringkat kelima. Dari 39.388 pendaftar, Unpad hanya menerima 2.369 siswa.

Urutan selanjutnya secara berturut-turut diduduki oleh Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Jember, Universitas Negeri Malang, Universitas Sumatera Utara, dan Institut Pertanian Bogor (IPB).

(Baca: SNMPTN 2017, Berikut PTN dengan Pendaftar Terbanyak)

Hasil SNPMTN 2017 akan diumumkan secara resmi pada Rabu, 26 April 2017 pukul 14.00 WIB. Hasilnya bisa dilihat melalui halaman Liputan Khusus SNMPTN 2017 di Kompas.com.

Peserta dapat mengklik tautan Liputan Khusus Kompas.com di atas atau langsung mengetikkan alamat lipsus.kompas.com/snmptn2017 di browser untuk mengakses halaman tersebut.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisCahyu Cantika Amiranti
EditorSri Noviyanti
Komentar