Program Studi Manajemen Jadi Juara di SBMPTN 2017 - Kompas.com

Program Studi Manajemen Jadi Juara di SBMPTN 2017

Auzi Amazia Domasti
Kompas.com - 13/06/2017, 08:05 WIB
Auzi Amazia/KOMPAS.com Calon mahasiswa baru melaksanakan ujian SBMPTN 2017 di Gedung Rumpun Ilmu Kesehatan (RIK) Universitas Indonesia, Selasa (16/05/2017)

KOMPAS.com - Pengumuman Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 sudah dapat diakses mulai hari ini, Selasa (13/6/2017) pukul 14.00 WIB. Berdasarkan data dari Panitia SBMPTN, program studi (prodi) Manajemen memiliki jumlah peminat terbanyak.

Total peminat tercatat mencapai angka 139.109. Sedangkan prodi lainnya tidak ada yang mengumpulkan jumlah peminat hingga seratus ribu.

Setelah prodi tersebut dengan peminat terbanyak, ada Akuntansi yang memiliki 96.423 peminat, diikuti Ilmu Hukum dengan 81.050 orang, Pendidikan Dokter sebanyak 64.744, dan Teknik Sipil dengan peminat sejumlah 62.957.

Adapun total keseluruhan peserta yang lulus SBMPTN 2017 kini ada 148.066 orang.

Mengutip dari Kantor Berita Antara, Senin (12/06/2017) peserta prodi Sains dan Teknologi (Saintek) diterima sebanyak 61.015. Sedangkan peserta prodi Sosial Humaniora (Soshum) diterima sebanyak 59.714. Lainnya, untuk peserta kelompok Campuran yang diterima sebanyak 27.337 peserta.

Ketua Panitia SBMPTN, Ravik Karsidi, mengatakan peserta SBMPTN 2017 dapat melihat pengumuman hasil seleksi SBMPTN 2017 secara online melalui laman http:/pengumuman.sbmptn.ac.id.

"Bagi yang belum lulus, diharapkan tetap semangat, karena masih ada tahapan ketiga penerimaan mahasiswa baru PTN, yakni seleksi mandiri sebagai jalan untuk menempuh pendidikan (di PTN)," kata Ravik seperti dikutip Antara.

Selain lewat laman resmi, Kompas.com juga menyediakan halaman khusus bagi para peserta SBMPTN 2017 untuk memeriksa hasil ujian, yang dapat diakses lewat liputan khusus SBMPTN 2017. Informasi dan artikel terkait SBMPTN 2017 lainnya juga bisa didapatkan di laman tersebut.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisAuzi Amazia Domasti
EditorSri Noviyanti
Komentar