Rektor UMN: Wawasan Internasional Dibuka, Cinta Indonesia Dipelihara - Kompas.com

Rektor UMN: Wawasan Internasional Dibuka, Cinta Indonesia Dipelihara

Nursita Sari
Kompas.com - 08/07/2017, 21:01 WIB
Suasana wisuda XI Universitas Multimedia Nusantara (UMN) yang kental dengan nuansa budaya batak, Sumatera Utara, digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) CBD Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu (8/7/2017).  KOMPAS.com/NURSITA SARI Suasana wisuda XI Universitas Multimedia Nusantara (UMN) yang kental dengan nuansa budaya batak, Sumatera Utara, digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) CBD Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu (8/7/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Universitas Multimedia Nusantara ( UMN) menggelar wisuda XI di Indonesia Convention Exhibition (ICE) CBD Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu (8/7/2017).

Wisuda semester genap tahun ajaran 2016/2017 ini kental dengan nuansa budaya batak, Sumatera Utara, mulai dari dekorasi, pakaian panitia, hingga hiburan musik dan tarian daerahnya.

Rektor Universitas Multimedia Nusantara Ninok Leksono mengatakan, nuansa budaya batak  tersebut merupakan wujud universitas memperkenalkan dan memelihara budaya-budaya yang ada di Indonesia.

"Tiap kali wisuda, tiap kali ada acara di UMN, ingin kami perkenalkan. Kalau datang ke acara-acara di UMN itu pasti akan melihat wujud seni budaya Indonesia," ujar Ninok seusai acara wisuda.

(Baca Juga:Skystar Ventures, Inkubator Bisnis Sekaligus Laboratorium dari UMN)

Ninok menuturkan, ilmu-ilmu tentang teknologi informasi dan komunikasi yang dipelajari di Indonesia, termasuk di UMN, sama dengan ilmu-ilmu yang dipelajari di belahan dunia lainnya.

Teknologi informasi dan komunikasi adalah ilmu yang sifatnya global. Hal yang membedakan Indonesia dengan negara-negara di dunia adalah budayanya.

"Yang membedakan, Indonesia itu memiliki kekhasan, nilai-nilai kearifan lokal, memiliki seni budaya yang beraneka ragam dari ujung timur sampe ujung barat Tanah Air," katanya.

Oleh karena itu, melalui berbagai acara yang diadakan, UMN selalu mengangkat tema-tema budaya nusantara.

Tak hanya budaya nusantara, UMN juga membuka diri terhadap budaya asing.

Salah satunya dengan hadirnya Korean Language Center di UMN.

(Baca Juga: Rektor UMN: Abad Ke-21, Kreativitas Jadi Penggerak Utama Ekonomi dan Industri)

Dengan hal ini, UMN tak hanya unggul di bidang teknologi informasi dan komunikasi, tetapi juga berupaya menjaga kecintaan terhadap nilai-nilai kearifan lokal Indonesia dan menerima budaya lain.

"Jadi cross-culture. UMN itu jadi wawasan internasionalnya dibuka, tapi kecintaan terhadap Indonesia itu dipelihara. Jadi hari ini wisuda temanya itu Samosir, Toba, Samutera Utara," ucap Ninok.

(Baca Juga: 284 Wisudawan Lulusan UMN Diminta Tak Tersesat karena Smartphone)

Pada wisuda kali ini, UMN meluluskan 284 wisudawan.

Dari jumlah tersebut, 82 wisudawan berasal dari program studi Ilmu Komunikasi, 76 wisudawan dari program studi Desain Komunikasi Visual (DKV).

Berikutnya adalah 41 wisudawan dari program studi Akuntansi, 37 wisudawan dari program studi Manajemen, 17 wisudawan dari program studi Sistem Informasi, 26 wisudawan dari program studi Teknik Informatika, serta 5 wisudawan dari program studi Sistem Komputer.

PenulisNursita Sari
EditorWisnu Nugroho

Komentar


Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM