Takut Gagal Dapat Beasiswa gara-gara Surat Motivasi, Simak Cara Ini… - Kompas.com
BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Nuffic Neso Indonesia

Takut Gagal Dapat Beasiswa gara-gara Surat Motivasi, Simak Cara Ini…

Alek Kurniawan
Kompas.com - 24/10/2017, 13:32 WIB
Motivation Statement merupakan salah satu syarat penting untuk meraih beasiswa.Jacob Ammentorp Lund Motivation Statement merupakan salah satu syarat penting untuk meraih beasiswa.

KOMPAS.com – Apakah Anda mempunyai keinginan untuk bisa mendapatkan beasiswa untuk studi di luar negeri? Jika iya, baiknya Anda mulai mengejar untuk memenuhi persyaratan yang diminta.

Umumnya, beberapa berkas yang dibutuhkan untuk melamar adalah curriculum vitae, ijazah, transkrip nilai/rapor dan sertifikat kemampuan berbahasa IELTS atau TOEFL dengan standar nilai tertentu. Beberapa berkas lain mungkin diperlukan, tergantung bidang studi yang diambil.

Jika persyaratan di atas sudah siap, masih ada satu lagi persyaratan yang wajib dipenuhi pelamar beasiswa, yakni motivation statement  atau surat motivasi.

Ternyata, tak sedikit calon penerima beasiswa yang mendapatkan batu sandungan dari lembar motivation statement ini, lantaran gagal menulis isi yang memuaskan.

Padahal, persyaratan yang satu ini merupakan salah satu syarat mutlak pelamar untuk mendapatkan beasiswa atau universitas di luar negeri.

Scholarship Team Coordinator Nuffic Neso Indonesia, Indy Hardono, kepada Kompas.com, Jumat (13/10/2017) mengatakan, isi dari motivation statement harusnya dibuat spesifik dan tidak mengada-ada.

Spesifik dalam hal ini berarti si pelamar harus bisa menjabarkan mengapa ia pantas untuk mendapatkan beasiswa. Mulai dari alasan kenapa si pelamar memilih program tersebut hingga apa yang ingin dilakukannya setelah lulus kuliah dengan beasiswa itu.

Selanjutnya, Indy menyebutkan bahwa penentu pertama menarik atau tidaknya sebuah surat motivasi adalah paragraf awal.

“Paragraf awal sebuah surat motivasi merupakan penentu yang paling utama. Jika dari sana tidak menarik, maka penyeleksi akan enggan membaca kelanjutannya,” ujar Indy.

Selain itu, isi dari surat motivasi tersebut juga haruslah bisa meyakinkan penyeleksi bahwa Anda pantas menerima beasiswa tersebut. “Buat si penyeleksi merasa bahwa Anda memang minat dan serius akan bidang itu,” tambahnya lugas.

Kemudian, Indy menuturkan supaya menghindari untuk meniru surat motivasi orang lain. Karena selain tidak jujur dari diri sendiri, hal tersebut merupakan sebuah kejahatan akademik yang tidak boleh dilakukan oleh siapapun dan dengan maksud apapun.

Calon mahasiswa yang berniat kuliah di Belanda wajib punya mental baja agar siap menghadapi segala tantangan.M LATIEF/KOMPAS.com Calon mahasiswa yang berniat kuliah di Belanda wajib punya mental baja agar siap menghadapi segala tantangan.

Relevansi bidang studi

Selain goals atau tujuan yang jelas setelah lulus, pelamar juga bisa menuliskan latar belakang dan project yang sudah dilakukan sesuai dengan bidang studinya.

Aditia Noya, salah satu alumnus Belanda dari Saxion University of Aplied Science membeberkan bahwa surat motivasi yang menarik bisa juga diisi dengan mencantumkan hasil karya-karya ilmiah yang sudah dikerjakan terkait dengan bidang studi yang akan diambil.

“Karya-karya ilmiah tersebut bisa saja karya yang dihasilkan sewaktu masih menginjak jenjang sebelumnya,” ujar pria yang akrab disapa Adit ini.

Pria lulusan double degree di Indonesia dan Belanda ini juga memberikan contohnya ketika ia menuliskan surat motivasi pada saat melamar beasiswa.

“Sewaktu saya melamar beasiswa untuk melanjutkan double degree S1 di Belanda, saya mengambil jurusan teknik lingkungan. Maka, di surat motivasi saya menuliskan beberapa karya dan project yang sudah  saya kerjakan terkait dengan jurusan yang saya ambil,” ungkapnya.

Selain dapat menaikkan nilai jual si pelamar, dengan menulis hal tersebut, penyeleksi akan tahu seberapa serius Anda mengambil bidang studi ini dan apa yang melatar belakangi Anda tertarik dengan beasiswa yang ditawarkan.

Kemampuan mengungkapkan suatu gagasan juga harus dikuasai pelamar dalam surat motivasi.

“Selain fungsinya untuk mengetahui alasan dan tujuan mendapatkan beasiswa, kemampuan menulis dan mengungkapkan gagasan yang baik dan benar juga diperhatikan oleh penyeleksi. Jadi hal ini harus diperhatikan pula oleh pelamar,” tambah Adit.

Adit menambahkan, dengan sering latihan menulis dan berkonsultasi dengan orang yang lebih berpengalaman, merupakan salah satu cara agar bisa mengungkapkan gagasan pada surat motivasi.

Informasi mengenai bagaimana cara menulis surat motivasi juga bisa dengan mudah ditemui, salah satunya dengan mendatangi pameran pendidikan, seperti Dutch Placement Day (DPD 2017) misalnya.

Dalam pameran pendidikan ini, terdapat acara Seminar Menulis Motivation Statement yang dapat diikuti oleh calon mahasiswa. Di sini, Anda akan mengetahui seluk beluk menulis sebuah surat motivasi yang menarik dari para alumni lulusan universitas di Belanda.

Selain itu, Anda juga bisa memperoleh informasi mengenai berbagai beasiswa untuk studi di Belanda, mencoba IELTS Prediction Test, hingga sesi one-on-one session dengan perwakilan universitas di Belanda.

Namun, dalam one-on-one session, Anda harus membuat janji terlebih dahulu.

Untuk informasi lebih lengkap tentang Dutch Placement Day 2017, Anda bisa mengunjungi laman Neso Indonesia dan segera raih cita-cita untuk menuntut ilmu di Negeri Belanda!

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisAlek Kurniawan
EditorKurniasih Budi
Komentar
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM