Saat Aura Kasih dan Praktisi Berbagi Praktik Baik Literasi

Kompas.com - 30/10/2018, 06:57 WIB
Yohanes Enggar Harususilo

Penulis

KOMPAS.com - Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas (PSMA) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggelar Festival Literasi Sekolah (FLS) ke-4 yang berlangsung sejak Jumat 26-31/10/2018 di Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Ajang ini sebelumnya disebut Akademi Remaja Kreatif Indonesia (ARKI) dan tahun ini melibatkan sebanyak 100 finalis tingkat SMA/MA/Homeschooling se-Indonesia dalam berbagai di bidang kompetisi yakni Cipta Komik, Cipta Cerita Pendek (Cerpen), dan Cipta Syair.

Tahun ini, naskah masuk berjumlah 1.243 naskah dari SMA seluruh Indonesia. Dari naskah tersebut terpilih sejumlah 40 naskah cerpen, 30 naskah syair, dan 30 naskah komik masuk menjadi finalis FLS 2018.

Tema besar yang diusung pada ajang ini adalah "Cinta Tanah Air". Di sini, para finalis diajak mencintai Indonesia dengan caranya masing-masing.

Praktik baik literasi

Rangkaian acara FLS tidak hanya diisi kompetisi lomba saja namun juga peserta mendapat berbagai pembelajaran praktik baik literasi langsung dari para praktisi.

Salah satunya Aura Kasih, artis peran dan penyanyi ini membagikan pengalaman proses kreatif menulis buku terbarunya berjudul "Renjana". Ia mengatakan ide-ide itu dapat datang di setiap kesempatan.Mulai di dalam kendaraan misalnya pesawat ataupun saat ia sedang merenung.

Saat ide itu datang, ia langsung menulis di sebuah kertas. Dari kumpulan ide tersebut jadilah sebuah karya. 

Baca juga: FLS 2018 dan Momentum Mengintegrasikan Literasi dalam Kurikulum 2013

"Aku senang membaca buku mulai dari buku sejarah, politik, novel sampai komik. Menurutku buku sangat memberikan kita banyak ruang dalam berimajinasi bila dibandingkan dengan film yang visual," kata Aura Kasih. Ia menambahkan, kegemarannya membaca ini sangat membantu dalam karirnya sebagai pemain film.

Ia mengharapkan para siswa peserta FLS dapat terus semangat dalam menghasilkan karya. "Terus semangat berkarya, jangan berhenti berimajinasi," ujarnya.

Media sosial, media berkreasi

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas (PSMA) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Festival Literasi Sekolah (FLS) ke-4 yang berlangsung sejak Jumat 26-31/10/2018 di Sentul, Bogor, Jawa Barat.Dok. Direktorat PSMA Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas (PSMA) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Festival Literasi Sekolah (FLS) ke-4 yang berlangsung sejak Jumat 26-31/10/2018 di Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Selain Auraka Kasih, panitia FLS 2018 juga menghadirkan banyak pembicara lain. Salah satu diantaranya, Rulli Nasrullah, dosen di UIN Syarif Hidayatullah. 

Dalam salah satu sesi, Arul mengajak para siswa untuk menggunakan media sosial sebagai ajang untuk berkarya. "Di media sosial kita tidak hanya bisa mengunggah status kegalauan namun juga konten-konten positif seperti kreasi-kreasi kita seperti cerita dan foto," ujarnya.

Ia menambahkan, saat sudah banyak terkumpul, kumpulan kreasi tersebut dapat menjadi buku. "Yang terpenting konsisten dalam menulis konten di media sosial," imbuhnya.

Benny Maulana, Bonny Puspita Tyasti, dan Sarah Khaizuran Najma, para praktisi komik juga turut membagikan pengalaman dan tips membuat komik. Dalam sesi cerpen dan puisi, panitia FLS 2018 menghadirkan penulis Ary Nilandari untuk berbagi pengalaman menulis di platform Wattpad dan penyair Yopi Setia Umbara.

Tema "Cinta Tanah Air"

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas (PSMA) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Festival Literasi Sekolah (FLS) ke-4 yang berlangsung sejak Jumat 26-31/10/2018 di Sentul, Bogor, Jawa Barat.Dok. Direktorat PSMA Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas (PSMA) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Festival Literasi Sekolah (FLS) ke-4 yang berlangsung sejak Jumat 26-31/10/2018 di Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Tema besar yang diusung pada ajang ini adalah "Cinta Tanah Air". Di sini, para finalis diajak mencintai Indonesia dengan caranya masing-masing. Praktik proses kreasi Selain mengambil tema umum, FLS juga telah memilih tema khusus pada tiap kategori lomba.

Lomba Cipta Cerpen mengusung tema "Aku dan Indonesiaku", Lomba Cipta Syair mengusung tema "Menjejak Bumi Menghayati Kehidupan", dan pada Cipta Komik mengusung tema "Kalau Aku Jadi Superhero Indonesia".

"Hasil yang diharapkan dalam ajang ini agar para siswa SMA/SMA/homeschooling diantaranya memiliki semangat dan jiwa kreativitas, pengetahuan dan keterampilan yang dapat mengakselerasi karya literasinya," ujar Andini, Penanggungjawab FLS 2018.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Dosen IPB Sebut 7 Makanan Manusia yang Tidak Bisa Dimakan Kucing

Dosen IPB Sebut 7 Makanan Manusia yang Tidak Bisa Dimakan Kucing

Edu
Libur Sekolah Total 24 Hari Selama Puasa dan Idul Fitri 2025

Libur Sekolah Total 24 Hari Selama Puasa dan Idul Fitri 2025

Edu
Cek Biaya Uang Pangkal Kedoktean Unsoed Jalur Mandiri 2025

Cek Biaya Uang Pangkal Kedoktean Unsoed Jalur Mandiri 2025

Edu
Beasiswa S1 Gratis ke Singapura, Dapat Tunjangan Hidup dan Asrama

Beasiswa S1 Gratis ke Singapura, Dapat Tunjangan Hidup dan Asrama

Edu
Minat Siswa Belajar Sains Menurun, Wakil Dekan FMIPA UGM Ungkap Penyebabnya

Minat Siswa Belajar Sains Menurun, Wakil Dekan FMIPA UGM Ungkap Penyebabnya

Edu
Beasiswa JIS untuk Siswa Kelas 8-10, Gratis Biaya Sekolah Sampai Lulus

Beasiswa JIS untuk Siswa Kelas 8-10, Gratis Biaya Sekolah Sampai Lulus

Edu
Ramai Tagar KaburAjaDulu, Cek 10 Beasiswa S1-S3 Gratis ke Luar Negeri Tak Wajib Pulang ke Indonesia

Ramai Tagar KaburAjaDulu, Cek 10 Beasiswa S1-S3 Gratis ke Luar Negeri Tak Wajib Pulang ke Indonesia

Edu
Menteri Mu’ti: ASN Harus Kerja Lebih Cerdas dan Inovatif di Tengah Efisiensi Anggaran

Menteri Mu’ti: ASN Harus Kerja Lebih Cerdas dan Inovatif di Tengah Efisiensi Anggaran

Edu
Syarat Nilai Rapor untuk Daftar IPDN dan Jurusannya, Kuliah Gratis Bisa Jadi CPNS

Syarat Nilai Rapor untuk Daftar IPDN dan Jurusannya, Kuliah Gratis Bisa Jadi CPNS

Edu
Kemenag: 39.012 Siswa Daftar Madrasah Aliyah Unggulan Tahun 2025

Kemenag: 39.012 Siswa Daftar Madrasah Aliyah Unggulan Tahun 2025

Edu
Anak Usaha PT KAI Buka Lowongan Kerja Pramugara-Pramugari 2025, Lulusan SMA Bisa Daftar

Anak Usaha PT KAI Buka Lowongan Kerja Pramugara-Pramugari 2025, Lulusan SMA Bisa Daftar

Edu
Pendanaan Riset Kampus Swasta, Mendikti Brian Akan Dorong Industri Investasi Riset

Pendanaan Riset Kampus Swasta, Mendikti Brian Akan Dorong Industri Investasi Riset

Edu
Mendikti Brian Sebut Kampus Vokasi Juga Bekali Sains dan Teknologi

Mendikti Brian Sebut Kampus Vokasi Juga Bekali Sains dan Teknologi

Edu
Tes CBT Masuk MAN Unggulan Berlangsung 2 Hari, Catat Tanggal Pengumumannya

Tes CBT Masuk MAN Unggulan Berlangsung 2 Hari, Catat Tanggal Pengumumannya

Edu
Kemendikdasmen: Pembelajaran Saat Ramadhan 2025 Jangan Membebani Siswa

Kemendikdasmen: Pembelajaran Saat Ramadhan 2025 Jangan Membebani Siswa

Edu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau