Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tega Nian...Hadiah Prestasi Siswa Dipotong Sekolah

Kompas.com - 14/08/2009, 18:45 WIB

BLORA, KOMPAS.com — SMA Negeri 1 Blora, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, membuat peraturan sekolah tentang pemotongan hadiah prestasi siswa. Uang hasil pemotongan itu digunakan untuk jasa guru pendamping dan pembinaan siswa lain yang berprestasi, tetapi tidak mendapatkan hadiah.

Ihwal peraturan itu mencuat ketika muncul selebaran tentang pemotongan uang hadiah pemenang Lomba Karya Tulis Ilmiah Benda Cagar Budaya di Purbalingga pada 27-29 Juli 2009 lalu. Selebaran itu menyebutkan, juara I, Septina Lia Triastuti, mendapatkan hadiah tropi, piagam, dan uang pembinaan Rp 2,125 juta.

Namun, Septina hanya menerima Rp 1,125 juta. Pasalnya, sisa uang itu, Rp 1 juta, diserahkan ke sekolah sesuai dengan peraturan sekolah.

Kepala SMA Negeri 1 Blora Niyadi, Jumat (14/8), di Blora, mengatakan bahwa sekolah memang memotong uang tersebut. Pemotongan itu telah diatur dalam Peraturan Sekolah tentang Ketentuan Penghargaan atau Hadiah Bagi Siswa, Guru, dan Karyawan Berprestasi tahun 2007.

Dalam peraturan itu misalnya disebutkan, jika besar hadiah yang diterima siswa kurang dari Rp 400.000, siswa berhak mendapat semua hadiah itu. Jika besar hadiah Rp 400.000 atau lebih dari Rp 3 juta, siswa berhak mendapat bagian 30 persen atau 70 persen dari hadiah itu.

Menurut Niyadi, potongan hadiah siswa berprestasi itu berdasarkan kesepakatan antara sekolah, komite sekolah, dan organisasi siswa intra sekolah (OSIS). Setelah terkumpul banyak, uang itu digunakan untuk jasa guru pendamping dan siswa lain yang berprestasi, tetapi tidak mendapat hadiah.

"Guru pendamping yang siswanya mendapat juara I mendapat Rp 100.000, juara II Rp 75 .000, dan juara III Rp 50.000. Adapun siswa yang berprestasi, tetapi tidak mendapat hadiah, sekolah akan memberi Rp 100.000 untuk juara I, Rp 75.000 juara II, dan Rp 50.000 juara III," kata dia.

Secara terpisah, peneliti senior Lembaga Penelitian dan Aplikasi Wacana (LPAW) Blora, Kunarto Marzuki, mempertanyakan dasar hukum sekolah membuat aturan itu. Pasalnya, selama ini belum pernah ada surat keputusan Dinas Pendidikan Kabupaten Blora yang meminta sekolah membuat aturan itu.

"Tindakan itu sama saja mengebiri hak siswa, kalau mau memberikan penghargaan terhadap guru dan siswa tersebut sekolah harus mengeluarkan uang sendiri yang bukan dari potongan hadiah siswa berprestasi," kata dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terkini Lainnya

Cek Batas Waktu Pendaftaran KIP Kuliah 2025 Jalur SNBP, Klik kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id

Cek Batas Waktu Pendaftaran KIP Kuliah 2025 Jalur SNBP, Klik kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id

Edu
Tingkatkan Akses Pendidikan Berkualitas, Pembangunan Middle School HighScope Bengkulu Resmi Dimulai

Tingkatkan Akses Pendidikan Berkualitas, Pembangunan Middle School HighScope Bengkulu Resmi Dimulai

Edu
Syarat Guru Dapat Tunjangan dari Kemenag meski Ada Efisiensi Anggaran

Syarat Guru Dapat Tunjangan dari Kemenag meski Ada Efisiensi Anggaran

Edu
H-2 Ditutup, Cek 21 Jurusan Kedokteran di PTN Pulau Jawa untuk SNBP 2025

H-2 Ditutup, Cek 21 Jurusan Kedokteran di PTN Pulau Jawa untuk SNBP 2025

Edu
Efisiensi Anggaran, Kemenag Tetap Salurkan Tunjangan Guru Non-PNS

Efisiensi Anggaran, Kemenag Tetap Salurkan Tunjangan Guru Non-PNS

Edu
Beasiswa CMK Foundation, Bisa Kuliah 2 Semester Gratis ke Korea Selatan

Beasiswa CMK Foundation, Bisa Kuliah 2 Semester Gratis ke Korea Selatan

Edu
Malaysia International Scholarship, Kuliah S2-S3 Gratis dan Ada Tunjangan Hidup

Malaysia International Scholarship, Kuliah S2-S3 Gratis dan Ada Tunjangan Hidup

Edu
Kapan Terakhir Finalisasi SNBP 2025?

Kapan Terakhir Finalisasi SNBP 2025?

Edu
Sosok Dede, Guru PJOK yang Ajari Siswa Setrika dan Melipat Baju

Sosok Dede, Guru PJOK yang Ajari Siswa Setrika dan Melipat Baju

Edu
5 Hal Bikin Gagal Lolos Seleksi Administrasi Beasiswa LDPP 2025

5 Hal Bikin Gagal Lolos Seleksi Administrasi Beasiswa LDPP 2025

Edu
Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1 Ditutup Besok, Ini Cara Daftar dan Linknya

Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1 Ditutup Besok, Ini Cara Daftar dan Linknya

Edu
Unesa Punya 109 Prodi di Jalur SNBP, SNBT dan Mandiri, Ada yang Terakreditasi Internasional

Unesa Punya 109 Prodi di Jalur SNBP, SNBT dan Mandiri, Ada yang Terakreditasi Internasional

Edu
Isi Lengkap Surat Edaran Instruksi Efisiensi Anggaran di Kemdiktisaintek

Isi Lengkap Surat Edaran Instruksi Efisiensi Anggaran di Kemdiktisaintek

Edu
Pegawai Langgar Aturan Efisiensi, Kemdiktisaintek Akan Berikan Sanksi Disiplin

Pegawai Langgar Aturan Efisiensi, Kemdiktisaintek Akan Berikan Sanksi Disiplin

Edu
Efiesiensi Kemdiktisaintek: Rapat Kerja Hybrid, Perjalanan Dinas Diganti Telekonferensi Video

Efiesiensi Kemdiktisaintek: Rapat Kerja Hybrid, Perjalanan Dinas Diganti Telekonferensi Video

Edu
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau