Menkes: Namru Harus Lebih Transparan

Kompas.com - 21/04/2008, 19:41 WIB
Editor

JAKARTA, SENIN -  Untuk ke depan, Lembaga Riset Naval Medical Research Unit (NAMRU) 2 yang dikelola oleh Angkatan Laut Amerika Serikat di Jakarta diharapkan agar lebih transparan.  

NAMRU selama ini kurang transparan. Selama ini saya tidak tahu apa-apa yang dilakukan oleh NAMRU, hanya tahu sebagian kecil aktivitas mereka, kata Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari di Jakarta, Senin (21/4).

Menurut Menkes, jika NAMRU ingin membantu Indonesia seharusnya menanyakan pada Menkes apa yang dibutuhkan Indonesia.

"Selama ini NAMRU jalan sendiri, mereka punya program sendiri. Ke depan mudah-mudahan lebih transparan. Kalau mau kerjasama, MoU-nya harus saling menguntungkan, jelas untuk rakyat," kata Menkes.

Menkes mengakui memang NAMRU agak berperan dalam kasus flu burung yang merebak di Indonesia dengan turut memeriksa virus flu burung, apakah seseorang positif terinfeksi flu burung atau tidak. "Kami kan menggunakan rujukan laboratorium Litb ang Depkes dan NAMRU," kata Menkes.

Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Kompas, tahun 2000 kontrak kerjasama pemerintah Indonesia dengan NAMRU telah habis. Kerjasama tersebut telah berlangsung 30 tahun lalu, dan kontraknya ditandatangani pihak Departemen Luar Negeri Indonesia, bukan oleh Departemen Kesehatan.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X