Materi Pelajaran Internet Rugikan Penerbit

Kompas.com - 11/03/2009, 20:01 WIB
Editor

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Pengunduhan materi pelajaran lewat internet memukul industri penerbitan buku di Yogyakarta. Akibatnya, sebagian penerbit mulai mengurangi produksi buku pelajaran dan mengalihkannya ke novel atau buku-buku pengetahuan umum.

Demikian disampaikan Sekretaris Eksekutif Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) DIY Linda Diah, di sela-sela Pesta Buku Jogja 2009, Rabu (11/3). Pemeran yang diadakan di Jogja Expo Center ini berakhir Senin (16/3).

Menurut Linda, 70 persen dari 48 penerbit anggota Ikapi DIY menerbitkan buku-buku pelajaran. Dari total produksi pada satu penerbit, persentase buku-buku pelajaran mencapai sekitar 20 persen.

Bisa saja persentase ini bakal semakin berkurang karena setahun ini banyak materi pelajaran dari instansi pendidikan milik pemerintah yang tersedia di internet dan bisa diunduh gratis. Imbasnya sudah tampak. Buku pelajaran yang dulu harganya Rp 20.000-an misalnya, kini harus dilepas Rp 6.000, ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X