Mendiknas: Kreativitas Siswa SMK Sangat Membanggakan!

Kompas.com - 22/05/2009, 17:02 WIB
Editor

JAKARTA, KOMPAS.com — Menyaksikan langsung kreativitas para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari seluruh Tanah Air, Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo mengaku bangga atas karya unggulan mereka.

Kebanggaan Mendiknas tersebut diungkapkan Kamis (21/5) malam di sela-sela Pameran Kreasi Siswa SMK di arena Pekan Raya Jakarta (PRJ). Di arena tersebut, sebanyak 1.700 siswa SMK se-Indonesia unjuk kompetensi sejak 20 Mei lalu hingga 24 Mei 2009.

"Hasil kreativitas dan inovasi para siswa SMK kita tentu sangat membanggakan. Saya berharap, anak-anak kita terus menghasilkan karya-karya unggulan untuk mendorong pembangunan ekonomi dan pertumbuhan industri nasional," ujar Bambang Sudibyo.

Kegiatan pameran kreasi siswa SMK tersebut dipadukan dengan kegiatan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Tingkat Nasional XVII yang berlangsung selama tiga hari mulai hari Jumat ini. Seusai membuka kegiatan, Mendiknas yang didampingi istrinya lalu meninjau beberapa stan pameran berbagai produk unggulan yang merupakan karya para siswa dari 20 SMK.

Kekaguman dan antusiasme Mendiknas terlihat ketika menyaksikan beragam teknologi unggulan dalam pameran ini, seperti mobil pikap ekstra kabin karya siswa SMKN 1 Singosari dan mobil prototipe karya siswa SMK Muhammadiyah Borobudur, Magelang.

Selain mobil, Mendiknas juga meninjau sejumlah stan perangkat komputer, laptop, dan peralatan kesehatan, seperti mikroskop karya siswa SMK Mikael Surakarta, pesawat terbang karya SMK Penerbangan, sepeda motor, mesin bubut, traktor tangan, penggilingan padi, dan lainnya.

Mendiknas mengatakan, ajang LKS dan pameran kreasi siswa SMK bisa menjadi alat ukur untuk menilai sejauh mana peningkatan akses, pemerataan, serta peningkatan mutu pendidikan SMK di Indonesia dalam beberapa tahun belakangan ini.

"Saya berharap, kegiatan ini terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang dengan melibatkan lebih banyak mitra industri dan pemerintah daerah sehingga generasi muda ke depan mampu berkompetisi di era globalisasi," kata Mendiknas.

Mendiknas menambahkan, pemerintah melalui Depdiknas sangat berkomitmen meningkatkan kualitas siswa SMK di seluruh Indonesia sehingga lulusan SMK bisa terserap di berbagai lapangan pekerjaan yang ada, sekaligus untuk mengurangi angka pengangguran.

Bentuk komitmen pemerintah tersebut, katanya, juga dengan memperbanyak jumlah SMK di Tanah Air sejak tahun 2004. Awalnya, rasio perbandingan antara SMK dan SMA adalah 30:70. Akhir 2008, rasio perbandingannya naik menjadi menjadi 47:53.

Jika program ini dijalankan secara konsisten, pada 2014, rasio perbandingan jumlah SMK dengan SMA bisa mencapai 2:1. Dengan kata lain, setiap terdapat satu SMA di salah satu wilayah, maka di wilayah tersebut harus memiliki dua SMK.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kedua Korban Terakhir Siswa SMPN 1 Turi Ditemukan, Kwarnas Pramuka Ucapkan Duka Cita

Kedua Korban Terakhir Siswa SMPN 1 Turi Ditemukan, Kwarnas Pramuka Ucapkan Duka Cita

Edukasi
Susur Sungai yang Aman untuk Anak Sekolah Lebih Baik di Pinggir Sungai

Susur Sungai yang Aman untuk Anak Sekolah Lebih Baik di Pinggir Sungai

Edukasi
Beasiswa Penuh S1/S2/S3 MoE Taiwan, Tunjangan Hidup Bulanan Rp 9 Juta

Beasiswa Penuh S1/S2/S3 MoE Taiwan, Tunjangan Hidup Bulanan Rp 9 Juta

Edukasi
“Cookie Run Sweet Escape Adventure!”, Petualangan Sains bersama Para Cookie Hebat!

“Cookie Run Sweet Escape Adventure!”, Petualangan Sains bersama Para Cookie Hebat!

Edukasi
Segera Ditutup! Rekrutmen Perwira TNI bagi Lulusan Sarjana Kesehatan

Segera Ditutup! Rekrutmen Perwira TNI bagi Lulusan Sarjana Kesehatan

Edukasi
 Ini Daftar Nama Tenaga Sensor Lembaga Sensor Film Periode 2020-2024

Ini Daftar Nama Tenaga Sensor Lembaga Sensor Film Periode 2020-2024

Edukasi
61 Jurusan Soshum UPI Berikut Daya Tampung di SBMPTN 2020 dan Peminat 2019

61 Jurusan Soshum UPI Berikut Daya Tampung di SBMPTN 2020 dan Peminat 2019

Edukasi
Daya Tampung SBMPTN 2020 UPI, Ini 29 Jurusan Saintek Berikut Peminat di 2019

Daya Tampung SBMPTN 2020 UPI, Ini 29 Jurusan Saintek Berikut Peminat di 2019

Edukasi
Tingkatkan Keselamatan, Sekolah Bisa Kerja Sama dengan Organisasi Pencinta Alam dan Instruktur Profesional

Tingkatkan Keselamatan, Sekolah Bisa Kerja Sama dengan Organisasi Pencinta Alam dan Instruktur Profesional

Edukasi
Indonesia Punya 718 Bahasa Ibu, Jangan Sampai Punah!

Indonesia Punya 718 Bahasa Ibu, Jangan Sampai Punah!

Edukasi
Siswa SMPN 1 Turi Hanyut, Sekolah Mesti Punya Pengetahuan Manajemen Perjalanan dan Risiko

Siswa SMPN 1 Turi Hanyut, Sekolah Mesti Punya Pengetahuan Manajemen Perjalanan dan Risiko

Edukasi
Penyesuaian Model Kompetensi Guru Sesuai Perkembangan Zaman Perlu Dilakukan

Penyesuaian Model Kompetensi Guru Sesuai Perkembangan Zaman Perlu Dilakukan

Edukasi
Festival Sains dan Budaya 2020, Menggebrak Stigma Peringkat Bawah PISA Siswa Indonesia

Festival Sains dan Budaya 2020, Menggebrak Stigma Peringkat Bawah PISA Siswa Indonesia

Edukasi
Menjadi Manusia Waskita: Mari Kita Bicara tentang Kehilangan (Bagian II)

Menjadi Manusia Waskita: Mari Kita Bicara tentang Kehilangan (Bagian II)

Edukasi
Menjadi Manusia Waskita (Bagian I)

Menjadi Manusia Waskita (Bagian I)

Edukasi
Close Ads X