2014, Rasio SMK dan SMA Mencapai 2:1

Kompas.com - 22/05/2009, 17:46 WIB
Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo mengatakan, pemerintah melalui Departemen Pendidikan Nasional sangat berkomitmen meningkatkan kualitas siswa SMK di seluruh Indonesia.

Hal tersebut dikatakan oleh Mendiknas Bambang Sudibyo kemarin malam (21/5) di sela 'Pameran Kreasi Siswa SMK' di arena Pekan Raya Jakarta (PRJ). Di arena tersebut, sebanyak 1.700 siswa SMK se-Indonesia tengah unjuk kompetensi sejak 20 Mei lalu hingga 24 Mei 2009 mendatang.

Menurut Bambang, komitmen tersebut sangat diperlukan agar lulusan SMK bisa terserap di berbagai lapangan pekerjaan yang ada. Komitmen itu sekaligus juga untuk mengurangi angka pengangguran.

Bentuk komitmen pemerintah tersebut, kata Bambang, termasuk juga dengan memperbanyak jumlah SMK di tanah air sejak 2004 silam. Awalnya, rasio perbandingan antara SMK dengan SMA adalah 30:70. Tetapi pada akhir 2008 lalu, rasio perbandingan tersebut naik menjadi menjadi 47:53.

Mendiknas mengatakan, jika program ini dijalankan secara konsisten, pada 2014 rasio perbandingan jumlah SMK dengan SMA bisa mencapai 2:1. Dengan kata lain, setiap terdapat satu SMA di salah satu wilayah, maka di wilayah tersebut harus memiliki dua SMK.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X