Militer Bukan... tapi Gayanya bak Tentara - Kompas.com

Militer Bukan... tapi Gayanya bak Tentara

Kompas.com - 16/07/2009, 07:06 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.com — Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Masmur Pekanbaru melaksanakan masa orientasi siswa (MOS) terhadap murid baru dengan perpeloncoan ala militer.
    
Murid baru, baik laki-laki maupun perempuan, dijemur di terik matahari hingga pukul 12.00 WIB, disuruh makan nasi sisa, dan ditendang kalau dianggap melanggar disiplin oleh seniornya.
    
Pantauan ke sekolah ini, Rabu (15/7), terlihat para siswa yang sedang menjalani MOS berbaris di depan sekolah. Di dada mereka tertulis nama-nama binatang. Ada yang namanya tikus, kampret, virus H1N1, tupai, hingga anjing.
     
Di dekat guru pembina terletak kardus yang isinya macan-macam makanan mentah, petai, terung, dan lainnya. Makanan mentah ini nantinya akan dilahap para siswa baru tersebut. "Ini untuk melatih disiplin anak-anak. Soal disetrap sampai pukul 12.00 WIB, itu untuk mengetahui ketahanan fisik mereka. Makan petai mentah, untuk mengetahui sejauh mana siswa bisa beradaptasi dengan lingkungannya," kata salah seorang guru pembina, Zul.
    
Menurut informasi beberapa siswa, perpeloncoan dengan kekerasan ini sudah jalan sejak tiga tahun lalu di SMK Masmur. Selama MOS siswa baru dididik disiplin oleh kakak kelasnya, tetapi didampingi oleh guru pembina. MOS berakhir dengan diinapkannya siswa baru selama dua malam di sekolah tersebut.
    
Kepala SMK Masmur Muhamad Firdaus membantah pelaksanaan MOS dengan menerapkan disiplin ala militer di sekolahnya. Bahkan, saat membuka MOS pada Senin (13/7), Firdaus sudah mengingatkan kepada para senior untuk tidak melakukan hal-hal aneh terhadap adik kelasnya. "MOS hanya bertujuan bagaimana siswa baru mengenal lingkungannya, sekolahnya, guru, dan teman-temannya. Tidak ada uji ketahanan mental ataupun fisik segala," kata Firdaus.
      
Firdaus menyatakan akan memberikan tindakan tegas terhadap siswa yang melakukan kesalahan ataupun guru pembina yang lalai mengawasi jalannya MOS. Sanksi bisa berupa teguran hingga dikeluarkan dari sekolah.

 


Editor

Terkini Lainnya

Menaker Soroti Angka Pengangguran yang Masih Tinggi di Depok

Menaker Soroti Angka Pengangguran yang Masih Tinggi di Depok

Megapolitan
Menteri Jonan: Perpres Mobil Listrik Segera Keluar

Menteri Jonan: Perpres Mobil Listrik Segera Keluar

Regional
Rangkaian Fakta Kematian Sariman yang Tergilas Mesin Giling di Bekasi

Rangkaian Fakta Kematian Sariman yang Tergilas Mesin Giling di Bekasi

Megapolitan
BERITA POPULER JABODETABEK: Bentrokan di Tanah Abang, Surat BTP dari Penjara, hingga 800 STNK Diblokir

BERITA POPULER JABODETABEK: Bentrokan di Tanah Abang, Surat BTP dari Penjara, hingga 800 STNK Diblokir

Megapolitan
Joget Prabowo dan Pijatan Sandi di Forum Debat Dinilai Tak Etis

Joget Prabowo dan Pijatan Sandi di Forum Debat Dinilai Tak Etis

Nasional
Ada Fenomena 'Supermoon', BMKG Peringatkan Pasang Air Laut di Sejumlah Daerah

Ada Fenomena "Supermoon", BMKG Peringatkan Pasang Air Laut di Sejumlah Daerah

Regional
Amnesty: Isu HAM Hanya Jadi Kepentingan Elektoral Kedua Pasangan Capres-Cawapres

Amnesty: Isu HAM Hanya Jadi Kepentingan Elektoral Kedua Pasangan Capres-Cawapres

Nasional
BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang dan Kilat di Jaksel, Jakbar, dan Jaktim

BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang dan Kilat di Jaksel, Jakbar, dan Jaktim

Megapolitan
Tokoh Masyarakat Jabar: Galian C Ilegal Akibat Lemahnya Wibawa Pemerintah

Tokoh Masyarakat Jabar: Galian C Ilegal Akibat Lemahnya Wibawa Pemerintah

Regional
Paparan Visi Misi Jokowi dan Prabowo soal Terorisme Dinilai Kurang Elaboratif

Paparan Visi Misi Jokowi dan Prabowo soal Terorisme Dinilai Kurang Elaboratif

Nasional
Ribuan Warga Hadiri Haul Ayahanda Presiden Jokowi di Boyolali

Ribuan Warga Hadiri Haul Ayahanda Presiden Jokowi di Boyolali

Regional
Mayat Wanita Tanpa Tangan dan Kaki Ditemukan Mengapung di Sungai

Mayat Wanita Tanpa Tangan dan Kaki Ditemukan Mengapung di Sungai

Regional
Seorang Hakim Digerebek Bersama 2 Perempuan di Rumah Dinas

Seorang Hakim Digerebek Bersama 2 Perempuan di Rumah Dinas

Regional
Februari Mendatang, Pemerintah Luncurkan 2.000 Motor Listrik Gesits

Februari Mendatang, Pemerintah Luncurkan 2.000 Motor Listrik Gesits

Regional
Seberangkan Mobil dengan Rakit di Sungai, 1 Keluarga Tewas Tenggelam

Seberangkan Mobil dengan Rakit di Sungai, 1 Keluarga Tewas Tenggelam

Regional

Close Ads X