Panti Sosial Belum Peroleh Akses Pendidikan Gratis - Kompas.com

Panti Sosial Belum Peroleh Akses Pendidikan Gratis

Kompas.com - 17/08/2009, 11:57 WIB

MATARAM, KOMPAS.com - Anak-anak penghuni panti sosial yang berasal dari keluarga miskin masih bersekolah dengan biaya mahal. Mereka belum memperoleh akses pendidikan gratis.

Hal itu dikatakan Direktur Jenderal (Dirjen) Pelayanan dan Rehabilitasi Anak Departemen Sosial (Depsos) Harry Hikmat, usai mengikuti kegiatan rangkaian hari anak dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-64 di Mataram, Minggu (16/8).

Menurut dia, anak-anak panti seharusnya mendapatkan prioritas untuk mendapatkan pendidikan gratis. Hal itu mengacu pada kebijakan pemerintah yang memberikan bantuan Biaya Operasional Sekolah (BOS). Dana tersebut dikucurkan kepada sekolah-sekolah untuk menunjang kelancaran belajar-mengajar siswa, terutama anak-anak yang masuk dalam kategori usia wajib belajar sembilan tahun.

"Anak-anak panti, baik yang dikelola oleh Depsos maupun panti swasta, masih harus membayar biaya sekolah," ujarnya.

Untuk itu, ia menekankan kepada seluruh dinas sosial untuk melakukan upaya koordinasi dengan dinas pendidikan di daerah guna memberikan kemudahan akses bagi anak-anak panti yang berasal dari keluarga tidak mampu. Dinas sosial juga harus menyampaikan data keluarga anak-anak panti agar mendapatkan akses program jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas).

"Pada kesempatan sekarang ini saya mendorong agar dinas sosial proaktif untuk menyampaikan data anak-anak panti yang harus menjadi prioritas program BOS," ujarnya.

Sementara upaya yang dilakukan di tingkat pusat, kata Hikmat, adalah menjalin koordinasi dengan Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) agar anak-anak yang diasuh oleh pemerintah bisa mendapat prioritas pendidikan formal tanpa harus dikenakan biaya.


Editor
Close Ads X