Pulau Miangas Kekurangan Guru

Kompas.com - 22/08/2009, 08:56 WIB
Editor

MANADO, KOMPAS.com — Pulau Miangas yang berada di perbatasan antara Indonesia-Filipina kekurangan tenaga guru untuk tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan SMK kelautan.
     
"Total guru di tiga tingkatan itu tidak mencapai 20 orang, padahal idealnya setiap sekolah mencapai 10 tenaga guru," kata Kepala Badan Perbatasan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Max Gagola, di Manado, Sabtu.
     
Bahkan, tenaga pengajar di daerah itu masih didominasi tenaga honorer yang belum resmi diangkat pemerintah daerah sehingga status mereka masih mengambang. Pemerintah mengakui kewalahan menempatkan tenaga guru di pulau terluar Miangas itu karena sejumlah guru yang dikirimkan ke daerah berpenduduk 700 jiwa itu tidak bertahan lama dan kembali ke daerah asal.
     
"Pemerintah daerah sedang memikirkan bagaimana menempatkan tenaga guru dengan asas domisili, yakni berasal dari daerah itu sendiri," katanya. Minimnya pembangunan di daerah itu, diakui Gagola, sebagai penyebab ketertinggalan pulau Miangas di semua sektor termasuk pendidikan sehingga terus dicarikan solusi terbaiknya.
     
Pulau yang hanya dilayani rute transportasi laut sekali dalam seminggu ikut memengaruhi tenaga guru enggan ke daerah itu, selain memakan waktu lama dalam perjalanan hingga 10 jam, juga sulit mendapatkan kebutuhan pokok lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.