Tugas Perawat Tidak Hanya Melayani Pengobatan

Kompas.com - 04/10/2009, 20:37 WIB
Editor

SEMARANG, KOMPAS.com-Tugas seorang perawat di rumah sakit atau pelayanan kesehatan tidak terbatas pada pelayanan pengobatan. Perawat juga harus memerhatikan pendidikan terhadap pasien agar pasien dapat mandiri.

Selama ini perawat terlalu disibukkan dengan rutinitas pengobatan pasien. Padahal, pasien memerlukan dampingan agar mendapat kekuatan ketika harus memutuskan sesuatu. "Itu adalah peran perawat untuk memberi pendidikan," kata Ketua Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang Meidiana Dwidiyanti di Kota Semarang, Minggu (4/10).

Meidiana mengungkapkan, selama ini, pelayanan yang dilakukan perawat belum berorientasi pada pasien. Orientasi palayanan kesehatan selama ini hanya pada tugas mengobati pasien.

Seharusnya, pasien memiliki kemandirian ketika memilih tindakan yang akan dilakukan bagi dirinya. Namun pada praktiknya, pasien sepenuhnya bergantung atau dibuat tergantung pada keputusan dokter.

"Paradigma itu harus dirombak. Sebetulnya dalam pendidikan para perawat atau petugas kesehatan sudah dibekali hal itu. Namun ketika terjun ke dunia kerja, ilmu itu hilang karena sistem dan rutinitas," ujar Meidiana.

Banyak terjadi, kata Meidiana, perawat yang baik terperangkap dalam sistem rumah sakit atau lembaga pelayanan kesehatan yang tidak baik. Padahal, antara sistem dan kualitas sumber daya manusia harus saling mendukung.

Ketimpangan antara pendidikan dengan dunia kerja itu selayaknya diubah. Untuk itu, penting untuk membangun komunikasi antar instansi pendidikan dengan rumah sakit serta pemerintah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Intinya, pelayanan kesehatan jangan hanya sekedar mengobati pasien. Pasien membutuhkan lebih dari sekedar obat," tutur Meidiana.

Ketua Ikatan Alumni Keperawatan Undip Rasmudjio mengungkapkan hal serupa. Perawat hendaknya jangan terpaku pada tugas-tugas pelayanan pengobatan di rumah sakit atau Puskesmas. Perawat harus mulai merambah tugas-tugas pendidikan kesehatan bagi masyarakat.

"Tindakan preventif selalu lebih baik daripada kuratif. Perawat memiliki kompetensi untuk itu. Seharusnya, hal itu mulai diperhatikan oleh pemerintah dan rumah sakit," kata Ramudjio.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.