Esfindo, Sistem "e-Learning" Gratis untuk Guru dan Anak Didik

Kompas.com - 23/10/2009, 13:46 WIB
Editorlatief

DEPOK, KOMPAS.com - Dibutuhkannya pemerataan TIK di semua lini bidang pendidikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional, Fakultas Ilmu Komputer UI menyiapkan Esfindo atau E-School for Indonesia, yaitu sistem e-learning gratis bagi para pendidik dan anak didik.

Esfindo diperkenalkan sejak 19 April 2009 lalu melalui sebuah riset awal. Output riset awal itu membuktikan, bahwa perbedaan latar belakang ekonomi siswa tidak terlalu terlihat jika fasilitas yang sama diberikan secara merata ke semua siswa.

Riset awal tersebut, Guru Besar Tetap Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia Heru Sutartanto, mengundang kalangan siswa tidak mampu dan siswa dari kalangan sekolah yang mapan di kawasan Depok, Jawa Barat.

Namun, kata Heru, sebelum para siswa dari dua kelompok "berbeda" tersebut menggunakan portal Esfindo, para siswa diberikan tes pendahuluan (pretest) dan kemudian pelatihan mengikuti pembelajaran modul matematika dasar dengan sistem e-learning. Setelah itu, para siswa diberikan sebuah tes akhir (posttest).

"Awalnya, para siswa dari golongan tak mampu itu canggung berinteraksi dengan komputer yang mengakses sistem e-learning, namun setelah itu, hanya dalam waktu singkat, kemampuan mereka sama dengan siswa dari golongan yang mapan," ujar Heru usai membuka workshop "Pemanfaatan Portal Gratis Esfindo (E-School for Indonesia): Sistem e-Learning Sebagai Pendukung Kegiatan Belajar Mengajar Sekolah Menengah di Jabodetabek", di Balai Sidang UI, Depok, Jumat (23/10).

Menurutnya, perbandingan hasil riset (pretest) dan (posttest) itu menunjukkan, secara umum siswa dari sekolah tak mampu memang mempunyai nilai lebih rendah ketimbang siswa yang mapan. Namun, lanjut dia, hasil menarik yang ditunjukkan dari kedua tes tersebut adalah adanya peningkatan nilai seluruh siswa dan peningkatan kecepatan siswa dalam memecahkan persoalan.

"Kami berharap sistem bisa menjawab salah satu tantangan dari dunia pendidikan nasional, yaitu menyediakan fasilitas dan sumber daya manusia (SDM) bermutu, yang dapat dimanfaatkan secara merata di seluruh sekolah dan siswa tanpa terkendala tempat dan waktu," ujar Heru.

"Apalagi, Presiden SBY pernah menjabarkan, bahwa pemerataan TIK di seluruh Indonesia diharapkan bisa terlaksana pada akhir 2012, itulah yang saya jadikan pegangan untuk mengedepankan sistem ini," tambahnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

OMB UMN 2022: Ciptakan Kampus Tanpa Narkoba, Perundungan, dan Kekerasan Seksual

OMB UMN 2022: Ciptakan Kampus Tanpa Narkoba, Perundungan, dan Kekerasan Seksual

Edu
Materi Ujian AKM Asesmen Nasional 2022 SD, SMP, SMA, SMK

Materi Ujian AKM Asesmen Nasional 2022 SD, SMP, SMA, SMK

Edu
Berkenalan dengan 2K: Kinerja dan Kesejahteraan dalam Bekerja

Berkenalan dengan 2K: Kinerja dan Kesejahteraan dalam Bekerja

Edu
Kompas.com Bersama Tes Bakat Indonesia Kasih Wawasan Karier untuk Ratusan Siswa SMA Ricci 1 dan 2

Kompas.com Bersama Tes Bakat Indonesia Kasih Wawasan Karier untuk Ratusan Siswa SMA Ricci 1 dan 2

Edu
3 Organisasi Ini Danai Siswa Kurang Mampu untuk Kuliah di Pendidikan Tinggi

3 Organisasi Ini Danai Siswa Kurang Mampu untuk Kuliah di Pendidikan Tinggi

Edu
[POPULER EDUKASI] Rektor Undip Larang Keras Perpeloncoan | 1 Keluarga Alumni Unair Raih Gelar Doktor | 4 Kampus Bidang 'Egineering-Technology' Terbaik Indonesia

[POPULER EDUKASI] Rektor Undip Larang Keras Perpeloncoan | 1 Keluarga Alumni Unair Raih Gelar Doktor | 4 Kampus Bidang "Egineering-Technology" Terbaik Indonesia

Edu
Kenaikan Tarif Ojek Online, Ekonom Unair: Pengaruhi Daya Beli dan Inflasi

Kenaikan Tarif Ojek Online, Ekonom Unair: Pengaruhi Daya Beli dan Inflasi

Edu
Penuh Filosofi, Dua Mahasiswa ITB Menang Kompetisi Desain Hunian

Penuh Filosofi, Dua Mahasiswa ITB Menang Kompetisi Desain Hunian

Edu
Raih Akreditasi Unggul, Uhamka Berikan Santunan untuk 1.000 Anak Yatim

Raih Akreditasi Unggul, Uhamka Berikan Santunan untuk 1.000 Anak Yatim

Edu
Tambah 2, Kini Unhas Punya 451 Guru Besar

Tambah 2, Kini Unhas Punya 451 Guru Besar

Edu
Ubah Pedoman Ejaan, Badan Bahasa Luncurkan EYD Edisi V

Ubah Pedoman Ejaan, Badan Bahasa Luncurkan EYD Edisi V

Edu
Kalbis Institute Siapkan Beasiswa Rp 25 Miliar untuk 450 Calon Mahasiswa

Kalbis Institute Siapkan Beasiswa Rp 25 Miliar untuk 450 Calon Mahasiswa

Edu
Bantu Siswa SD Cepat Membaca, Mahasiswa IPB Hadirkan Media Belajar Caksara

Bantu Siswa SD Cepat Membaca, Mahasiswa IPB Hadirkan Media Belajar Caksara

Edukasi
20 Universitas Terbaik di Jawa Timur Versi UniRank 2022, Ada 11 PTS

20 Universitas Terbaik di Jawa Timur Versi UniRank 2022, Ada 11 PTS

Edu
UNS Luncurkan Inclusion Matrics, Wujudkan Kampus Ramah Disabilitas

UNS Luncurkan Inclusion Matrics, Wujudkan Kampus Ramah Disabilitas

Edukasi
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.