Program Sertifikasi Guru Perlu Diperbaiki! - Kompas.com

Program Sertifikasi Guru Perlu Diperbaiki!

Kompas.com - 10/11/2009, 15:58 WIB

GORONTALO, KOMPAS.com - Program sertifikasi guru di Indonesia perlu diperbaiki. Hal tersebut dikemukakan oleh Ketua Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Prof. Sunaryo Kartadinata, Selasa (10/11).

Sunaryo mengatakan, selama belum ada kesamaan pandangan antara pihak eksekutif dan legislatif dalam persoalan pendanaan program tersebut, pihaknya belum siap melaksanakan sertifikasi guru untuk tahun 2010. "Kebijakan ini diambil karena selama ini banyak terjadi kerancuan dalam proses sertifikasi guru," katanya.

Dia menilai, program ini belum terlalu matang untuk dijalankan, masih banyak yang perlu diperbaiki. Menurutnya perbaikan tersebut penting dilakukan, agar program sertifikasi untuk 2,2 juta guru di Indonesia tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

Lebih lanjut Sunaryo mengatakan, selama ini peraturan pemerintah yang mengatur sertifikasi guru masih saling berbenturan dengan aturan lainnya. "Dari segi pendanaan sertifikasi guru mengambil rujukan dari Menteri Pendidikan Nasional, namun masih perlu dikaji kembali agar aturan yang satu dan lainnya lebih sinkron," katanya.

Dia bilang, pihaknya akan terus berupaya memperjuangkan perbaikan terhadap program sertifikasi guru mengingat kesejahteraan para guru di Indonesia bergantung pada program tersebut.

"Kami akan mengambil beberapa langkah awal untuk kemudian memperbaiki program ini," katanya.

Sunaryo menjelaskan, LPTK akan terus mengevaluasi pelaksanaan sertifikasi guru selama ini, sebab dari berbagai pelaksanaan yang sudah dijalankan dan banyak menimbulkan polemik.

"Hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan akan disampaikan kepada Menteri Pendidikan Nasional," katanya.


Editorlatief

Terkini Lainnya

Kesbangpol DKI Minta Ormas Binaannya Tak Sebarkan Surat Edaran Minta THR ke Instansi Pemerintah dan Swasta

Kesbangpol DKI Minta Ormas Binaannya Tak Sebarkan Surat Edaran Minta THR ke Instansi Pemerintah dan Swasta

Megapolitan
Ruas Tol Brebes Timur-Pemalang Siap Beroperasi Saat Mudik, Gratis

Ruas Tol Brebes Timur-Pemalang Siap Beroperasi Saat Mudik, Gratis

Regional
Salaman, Maling Jengkol 20 Kg dengan Pemilik Kebun Berdamai

Salaman, Maling Jengkol 20 Kg dengan Pemilik Kebun Berdamai

Regional
Wartawan: Kami Tak Punya Cara untuk Memverifikasi secara Independen

Wartawan: Kami Tak Punya Cara untuk Memverifikasi secara Independen

Internasional
Pemerintah Diminta Hati-hati Rumuskan Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme

Pemerintah Diminta Hati-hati Rumuskan Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme

Nasional
Wali Kota: Pak Jokowi Tanya Pelabuhan Sibolga, Saya Jawab 'Sudah 75 Persen'

Wali Kota: Pak Jokowi Tanya Pelabuhan Sibolga, Saya Jawab 'Sudah 75 Persen'

Regional
Akses Jalan Sempit Jadi Kendala Pemadaman Kebakaran 40 Rumah di Bidara Cina

Akses Jalan Sempit Jadi Kendala Pemadaman Kebakaran 40 Rumah di Bidara Cina

Megapolitan
Kebakaran di Bidara Cina Diduga dari Ledakan Tabung Gas Saat Sahur

Kebakaran di Bidara Cina Diduga dari Ledakan Tabung Gas Saat Sahur

Megapolitan
Polda Sulbar Gilas Ribuan Botol Miras dan Narkotika Hasil Razia di Bulan Ramadhan

Polda Sulbar Gilas Ribuan Botol Miras dan Narkotika Hasil Razia di Bulan Ramadhan

Regional
Sekolah Diobrak Abrik Maling, 4 Unit Laptop dan 1 Unit LCD Raib Dicuri

Sekolah Diobrak Abrik Maling, 4 Unit Laptop dan 1 Unit LCD Raib Dicuri

Regional
Belasan Peluru Ditemukan di Setu Mangga Bolong Jagakarsa

Belasan Peluru Ditemukan di Setu Mangga Bolong Jagakarsa

Megapolitan
Jemparingan Mataraman, Adu Memanah Ala Prajurit Keraton Sambil Ngabuburit

Jemparingan Mataraman, Adu Memanah Ala Prajurit Keraton Sambil Ngabuburit

Regional
40 Rumah Terbakar di Bidara Cina Saat Waktu Sahur, 3 Orang Terluka

40 Rumah Terbakar di Bidara Cina Saat Waktu Sahur, 3 Orang Terluka

Megapolitan
Implementasi UU Antiterorisme Diminta Patuhi Kewajiban HAM Internasional

Implementasi UU Antiterorisme Diminta Patuhi Kewajiban HAM Internasional

Nasional
Kisah Final Piala Thomas 1970, Sumbangan Rp 50 hingga Berkerumun di Depan TV Tetangga

Kisah Final Piala Thomas 1970, Sumbangan Rp 50 hingga Berkerumun di Depan TV Tetangga

Nasional
Close Ads X